Borong Penghargaan Kemendagri, Samarinda Sukses Gebrak Dominasi Nasional Lewat Inovasi Pembiayaan Kreatif
Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Kota Samarinda sukses membuktikan diri sebagai motor penggerak ekonomi di Pulau Kalimantan. Tak tanggung-tanggung, Kota Tepian sukses menyabet dua penghargaan prestisius dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 wilayah Kalimantan yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Walikota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan bahwa kota yang dipimpinnya berhasil mengamankan posisi Terbaik II pada dua kategori strategis: Creative Financing (Pembiayaan Kreatif) dan Pengendalian Inflasi.
“Penghargaan ini bukan hasil kerja instan, melainkan buah dari reformasi tata kelola yang panjang. Kami memperkuat kebijakan berbasis data agar sistem kerja pemerintah lebih terukur dan responsif terhadap persoalan lapangan,” tegas Andi Harun di Samarinda, Rabu (7/5).
Dobrakan Fiskal: Tak Lagi ‘Manja’ pada APBD
Salah satu poin paling mencolok yang membawa Samarinda naik podium adalah keberanian dalam mengeksplorasi sumber dana di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Andi Harun menekankan bahwa keterbatasan fiskal daerah bukan lagi alasan untuk menghambat pembangunan infrastruktur.
Dua kunci sukses skema pembiayaan kreatif Samarinda:
- Revitalisasi BUMD: Pemerintah mentransformasi Badan Usaha Milik Daerah menjadi entitas profesional. “BUMD kini tidak hanya melayani publik, tapi sudah sehat secara bisnis dan menyumbang profit signifikan bagi kas daerah,” jelas Andi.
- Optimalisasi Skema KPBU: Pemkot mulai memacu skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), khususnya pada sektor krusial seperti kesehatan dan pembangunan rumah sakit melalui kemitraan strategis dengan lembaga pembiayaan eksternal.
“Pemerintah tidak boleh pasif menunggu anggaran. Kita harus kreatif mencari alternatif pembiayaan yang fleksibel namun tetap akuntabel,” tambahnya.
Barometer Stabilitas Ekonomi Kalimantan
Selain inovasi biaya, predikat terbaik dalam Pengendalian Inflasi semakin mengukuhkan posisi Samarinda sebagai wilayah dengan daya beli masyarakat yang tangguh. Di tengah gejolak ekonomi global, Samarinda mampu menjaga stabilitas harga bahan pokok dan ketersediaan pasokan.
Pencapaian ini diharapkan menjadi bahan bakar bagi seluruh jajaran Pemkot untuk terus berinovasi. “Penghargaan ini adalah motivasi. Prioritas utama kami tetap satu: memastikan setiap kebijakan pembangunan berdampak langsung dan nyata bagi kesejahteraan warga Samarinda,” pungkasnya. (ant/one)