Beri Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov Kaltim Resmikan Program Sekolah Jarak Jauh Gratis untuk Anak Putus Sekolah
Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi meluncurkan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Langkah ini dihadirkan sebagai solusi strategis untuk memenuhi hak belajar anak-anak putus sekolah yang terkendala masalah geografis, ekonomi, maupun keterbatasan waktu.
Sebagai langkah awal, Pemprov Kaltim menunjuk SMA Negeri 11 Samarinda sebagai sekolah induk penyelenggara program. Infrastruktur dan sarana pendukung di sekolah tersebut terus ditingkatkan guna menunjang proses pembelajaran digital.
Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan, menegaskan bahwa masyarakat maupun para orang tua tidak perlu khawatir mengenai keabsahan lulusan program ini. Ijazah yang diterbitkan nantinya dipastikan memiliki legalitas hukum yang sah dan seratus persen setara dengan ijazah sekolah reguler.
Meski menghadapi tantangan berupa ketersediaan jaringan internet dan pasokan listrik di wilayah pelosok, Disdikbud Kaltim berkomitmen untuk memperkuat dukungan infrastruktur serta menyediakan sarana teknologi pendukung belajar mandiri secara bertahap.
Saat ini, pendaftaran program PJJ telah dibuka secara gratis bagi masyarakat. Penerimaan siswa baru diprioritaskan untuk anak-anak putus sekolah jenjang menengah yang berada pada rentang usia 16 hingga 18 tahun.
Guna menunjang efektivitas program, peningkatan kompetensi para tenaga pendidik juga terus dilakukan. Guru-guru dibekali pelatihan agar mampu menyusun bahan ajar digital yang interaktif dan berkualitas. Lewat pemanfaatan teknologi ini, akses pendidikan yang merata diharapkan bisa menjangkau seluruh anak di pelosok Kalimantan Timur. (ant/one)