Bedah Sejarah Etnis Tionghoa, KAGAMA dan Pemkot Samarinda Siap Gelar “Telusur Pecinan”
Samarinda , nusaetamnews.com : Ada agenda seru nih buat kamu para pencinta sejarah dan budaya di Kota Tepian! Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Pengcab Samarinda berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Samarinda bersiap menggelar kegiatan bertajuk “Telusur Pecinan”. Agenda ini dibuat khusus untuk membedah sekaligus mengenalkan kembali rekam jejak sejarah etnis Tionghoa di Samarinda.
Ketua KAGAMA Pengcab Samarinda, Reynold Tumpu Panggalu, membocorkan bahwa kegiatan jalan-jalan sarat sejarah ini bakal mengusung tema “Harmoni Mahakam Muara Lintas Budaya”.
“Kegiatan telusur Pecinan ini akan menelusuri kawasan ikonik Kota Samarinda seperti Citra Niaga, kemudian dilanjutkan dengan menyusuri kawasan Pecinan di Pasar Pagi,” ujar Reynold usai melakukan audiensi resmi dengan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Selasa.
Nggak cuma sekadar jalan kaki biasa, sepanjang rute heritage ini para peserta bakal disuguhi paparan komplet mengenai sejarah perkembangan komunitas Tionghoa. Mulai dari asal-usul migrasi mereka dari China, proses adaptasi dengan kearifan lokal, hingga kontribusi nyata mereka dalam membentuk identitas budaya Samarinda hari ini.
Rencananya, agenda budaya yang sarat nilai toleransi ini dijadwalkan kick-off pada akhir Juli atau awal Agustus 2026 mendatang, dan diharapkan bakal dibuka langsung oleh Wali Kota Andi Harun.
Bukan Cuma Soal Budaya, Ada Program Upgrading SDM Juga!
Selain pameran budaya, momen pertemuan KAGAMA dengan Pemkot Samarinda ini juga jadi panggung buat memaparkan sejumlah program strategis hasil kolaborasi bareng kampus UGM di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Beberapa gebrakan nyata yang sudah dan akan berjalan di antaranya:
- Beasiswa UGM: Penguatan kerja sama akademis yang sukses meloloskan lima pelajar berprestasi asal Samarinda buat kuliah gratis di kampus biru UGM.
- Pelatihan Young Leadership: Program pelatihan kepemimpinan yang menyasar 20 hingga 25 pemuda terpilih di Samarinda pada pertengahan Juli 2026. Kerennya, program ini jadi pilot project (proyek percontohan) pertama di Kalimantan Timur, lho!
“KAGAMA memproyeksikan agenda ini sebagai wadah pembinaan kepemimpinan pemuda yang berkelanjutan hingga ke tingkat nasional,” tambah Reynold.
Dapat Dukungan Penuh dari Pak Wali
Melihat deretan program positif ini, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, langsung memberikan lampu hijau dan respons yang super positif. Pemkot Samarinda menyatakan siap all-out memfasilitasi berbagai kebutuhan logistik dan infrastruktur demi kelancaran acara tersebut. Lewat sinergi ciamik ini, Samarinda nggak cuma makin menghargai keberagaman sejarahnya, tapi juga siap mencetak anak-anak muda lokal bermental pemimpin dunia! (ant/one)