Subscribe

Sukses Tekan Stunting, Desa Kahala Kutai Kartanegara Raih Juara I Regional 2 Nasional dari Kemendes PDT

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Desa Kahala, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, berhasil menyabet Juara I Regional 2 Penghargaan Desa Berkinerja Baik Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting 2026 dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim, Siti Sugiyanti, menyampaikan bahwa raihan prestasi tingkat nasional ini menjadi kebanggaan sekaligus bentuk pengakuan atas kerja nyata penanganan stunting di tingkat tapak.

Penghargaan bereputasi tersebut diserahkan secara resmi dalam ajang Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) P3S di Bogor, Jawa Barat.

Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat DPMPD Kaltim, Maheza Jennar, menambahkan bahwa capaian manis Desa Kahala berakar dari konsistensi kolaborasi antara pemerintah desa, kader posyandu, pendamping, hingga partisipasi aktif warga.

Data intervensi DPMPD Kaltim mencatat perubahan signifikan. Pada 2025, Desa Kahala mendeteksi 25 anak berisiko stunting dengan dua anak terkonfirmasi stunting. Lewat pengawasan rutin serta pemberian makanan tambahan (PMT) secara berkelanjutan, kondisi tumbuh kembang anak-anak tersebut membaik pesat hingga penilaian tahun 2026.

Perjalanan Desa Kahala menembus panggung nasional ditempuh melalui penyaringan berjenjang yang ketat. Tim penilai Pemprov Kaltim—yang melibatkan Dinas Kesehatan, DP3A, TP PKK, Bappeda, serta tenaga ahli pendamping—menetapkan tiga desa terbaik Kaltim.

Desa Kahala meraih peringkat pertama tingkat provinsi, mengungguli Desa Singa Gembara dari Kabupaten Kutai Timur di posisi kedua dan Desa Linggang Muara Leban dari Kabupaten Kutai Barat di posisi ketiga.

Atas penetapan resmi melalui keputusan Gubernur Kaltim tersebut, Desa Kahala maju mewakili Kalimantan Timur di seleksi tingkat nasional hingga keluar sebagai yang terbaik di Regional 2.

Keberhasilan Desa Kahala diharapkan dapat memicu motivasi bagi desa-desa lain di Kalimantan Timur untuk mereplikasi formula kolaborasi serupa dalam membebaskan generasi muda Kaltim dari ancaman stunting.(ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *