Subscribe

Kemenhut Salurkan Hibah Usaha Rp272 Juta untuk Kelompok Masyarakat Berbasis Mangrove di Kawasan IKN

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) menyalurkan bantuan modal usaha senilai Rp272,46 juta kepada dua kelompok masyarakat berbasis mangrove di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah ini diambil untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Manajer Provincial Project Implementing Unit (PPIU) M4CR Provinsi Kalimantan Timur, Asman Azis, menyampaikan bahwa kedua penerima manfaat tersebut berlokasi di Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, yang merupakan kawasan konservasi mangrove krusial di IKN.

Kelompok usaha yang menerima alokasi bantuan yakni Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tiram Tambun dengan besaran hibah sebesar Rp146,52 juta, serta Kelompok Pengrajin Batik Bawe Regok sebesar Rp125,95 juta.

Asman menjelaskan bahwa kucuran modal usaha M4CR bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga pesisir. Dengan memiliki mata pencaharian yang produktif dan bernilai tambah, masyarakat tergerak untuk aktif menjaga hutan bakau dan tidak melakukan pembukaan atau eksploitasi lahan yang memicu kerusakan lingkungan.

Penandatanganan perjanjian kerja sama penyaluran bantuan melalui mekanisme swakelola tersebut dilaksanakan pada 27-28 Oktober 2026 di Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Balikpapan.

Proses penandatanganan melibatkan jajaran pengurus kelompok, Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Polsek Sepaku, PT Inhutani Batuampar, hingga Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

Bantuan ini dikategorikan dalam skema matching grant windows 1 dengan batas maksimal alokasi Rp150 juta per kelompok. Skema ini berbeda dengan windows 2 yang menyediakan plafon Rp500 juta hingga Rp750 juta bagi unit usaha skala lanjutan yang telah memiliki ikatan kontrak off-taker.

Saat ini M4CR Kaltim bersama OIKN terus memperluas jangkauan target konservasi mangrove di wilayah Kalimantan Timur. Kelompok penerima hibah diharapkan dapat menaikkan skala usahanya sekaligus menjadi benteng terdepan dalam menjaga keutuhan ekosistem mangrove di Mentawir.(ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *