Subscribe

Cegah Stunting Sejak Remaja, Pemkot Bontang dan PT KIE Hadirkan Program BERSERI

2 minutes read

Bontang, nusaetamnews.com : Pemerintah Kota Bontang, Kalimantan Timur, makin serius membentengi generasi muda dari ancaman stunting. Lewat kolaborasi bareng dunia usaha, Pemkot Bontang meluncurkan program Bina Remaja Kreatif, Sehat, dan Mandiri (BERSERI) untuk mengedukasi para pelajar sejak dini.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan bahwa sektor kesehatan dan pendidikan wajib berjalan seiring demi mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Langkah pencegahan stunting tidak bisa mendadak, melainkan harus dipersiapkan sejak usia remaja melalui kecukupan gizi, kesehatan fisik, hingga penguatan mental.

Program BERSERI ini merupakan wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PT Kaltim Industrial Estate (KIE) bertajuk TRABAS STUNTING yang kini sudah memasuki tahun kedua pelaksanaan. Berawal dari gerakan penanganan anemia remaja putri dan pemahaman pola makan sehat “Isi Piringku”, jangkauan program ini makin diperluas.

Memasuki tahun 2026, sebanyak 50 siswa dari empat sekolah menjadi sasaran intervensi, yakni MTs Al-Amin Loktuan, SMP Immanuel Loktuan, SMP Nurul Iman Loktuan, dan SMPN 9 Guntung. Edukasi yang diberikan mencakup bahaya pernikahan dan kehamilan dini, pencegahan anemia, kesehatan mental, hingga gizi seimbang. Tak cuma siswa, para orang tua juga dilibatkan lewat sesi edukasi kesehatan keluarga.

Guna mendukung aksi nyata di lapangan, para remaja putri rutin mendapatkan tablet tambah darah (TTD). Pihak sekolah penerima manfaat juga dibekali fasilitas Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang lebih memadai.

Upaya kolaboratif ini terbukti membuahkan hasil positif. Data PT KIE mencatat angka anemia pada remaja putri yang mendampingi program berhasil turun drastis, dari 38,4 persen pada 2025 menjadi sekitar 19 persen pada 2026.

Kendati angka anemia melandai, skrining kesehatan mencatat masih ada tantangan di sektor kesehatan mental remaja yang membutuhkan pendampingan secara berkelanjutan. Agus Haris pun mengapresiasi kontribusi sektor swasta dan berharap sinergi ini terus terjaga demi melahirkan generasi Bontang yang sehat, tangguh, dan bebas stunting.(ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *