Kilang Balikpapan Genjot Pasokan SF-05 Empat Kali Lipat Sokong Proyek Migas Papua
General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan Novie Handoyo Anto menyampaikan bahwa dalam pengiriman terbaru ke proyek BP Tangguh LNG di Sorong, Papua Barat, volume cairan dasar pengeboran ini menyentuh angka 12.000 barel.
Angka tersebut naik drastis dibanding rata-rata permintaan reguler yang biasanya hanya berada di kisaran 3.000 hingga 5.000 barel per pengiriman. Pertamina pun optimistis tren positif ini bakal berlanjut seiring kian meluasnya penggunaan SF-05 oleh pengembang lapangan migas.
Bagi yang belum tahu, SF-05 merupakan cairan dasar pengeboran ramah lingkungan berbasis sintetis hasil riset dan inovasi Kilang Balikpapan selama lebih dari satu dekade. Cairan khusus ini punya fungsi vital untuk mendinginkan mata bor, melumasi pipa, serta menjaga stabilitas dinding sumur selama proses pengeboran berlangsung.
Tak cuma jago di negeri sendiri, produk inovasi ini sebelumnya juga telah menembus pasar internasional hingga dipasok untuk mendukung operasi pengeboran Pertamina di Aljazair. Kini, kualitas produk lokal ini kian diakui oleh raksasa industri migas multinasional di Tanah Air.
Pengiriman 12.000 barel ke Sorong dilakukan via dermaga Jetty 5A RU V Balikpapan lewat kerja sama dengan konsorsium mitra penyedia jasa pengeboran.
Perwakilan PT MI Indonesia Agung Heru Wijanarko mengungkapkan bahwa konsistensi mutu menjadi kunci utama mengapa SF-05 mampu bersaing dan dipercaya dalam proyek berskala internasional seperti LNG Tangguh. Senada, perwakilan PT Synergy Perkasa Sejahtera Benny Mamyo mengapresiasi perjalanan panjang riset 10 tahun yang kini berbuah manis.
Lewat ekspansi pasokan hingga ke bumi Cenderawasih, Kilang Balikpapan makin mengukuhkan posisinya sebagai penyuplai utama bahan kimia pendukung industri migas nasional sekaligus memperkuat Tingkat Komponen Dalam Negeri di sektor energi. (ant/one)