Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Pandeglang, nusaetamnews.com : Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri kembali menggenjot pencarian speedboat pembawa rombongan jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten Riski Dwiyanto mengungkapkan bahwa pada hari kedua operasi kemanusiaan ini, Basarnas Banten mengerahkan kekuatan penuh. Area penyisiran kini diperluas berdasarkan analisis SAR Map yang mengarah ke sisi barat daya Pulau Gunung Anak Krakatau, dengan total cakupan mencapai 271 nautical mile.
Jejak komunikasi terakhir mencatat para jurnalis sempat membagikan titik lokasi terkini kepada rekan media di Lampung pada pukul 14.42 WIB. Setelah itu, sinyal terputus total pada pukul 15.04 WIB di koordinat 6°14’40.52″S 105°40’49.48″T.
Data Basarnas mencatat sedikitnya ada tujuh orang dalam daftar pencarian. Beberapa di antaranya adalah pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, Donal jurnalis lepas, serta dua orang lainnya yang masih dalam pendataan.
Untuk memaksimalkan pencarian digital dan lapangan, tim gabungan menerjunkan enam unit kapal yang terbagi dalam lima Search and Rescue Unit. Beberapa di antaranya yakni KN SAR Tual K yang menyisir area seluas 68,3 nautical mile dan KAL Anyer milik Lanal Banten dengan jangkauan 69,5 nautical mile. (ant/one)