Bawa Beban Juara ke MTQN Semarang, Kafilah Kaltim Siap Bertarung
JAKARTA – Status juara membuat perjalanan 56 peserta kafilah Kalimantan Timur (Kaltim) ke Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI 2026 di Semarang, Jawa Tengah, bukan sekadar soal tampil dan bertanding.
Ada target besar yang ikut dibawa, mempertahankan gelar juara. Kaltim sebelumnya tampil sebagai yang terbaik saat menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2024 di Samarinda. Setahun berselang, prestasi itu kembali berlanjut ketika Kaltim keluar sebagai juara umum Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Tradisi juara itulah yang kini menjadi tantangan kafilah Kaltim di Semarang.
“Tidak mudah bagi kafilah Kaltim. Tugas utamanya bukan hanya meningkatkan kualitas performa, tetapi juga berupaya mempertahankan juara,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni dalam pelepasan kafilah di Yayasan Pamentas, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Sri mengatakan para kafilah telah melewati proses panjang melalui training center dan berbagai persiapan. Kini seluruh hasil latihan harus dibuktikan di arena kompetisi.
Menurutnya, mempertahankan gelar justru memiliki tekanan tersendiri. Kaltim datang bukan lagi sebagai daerah yang sekadar mengejar kejutan, melainkan sebagai juara yang akan menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan.
Karena itu, Sri meminta para anggota kafilah tidak hanya mengejar nilai tinggi dalam penampilan. Kualitas bacaan, hafalan, pemahaman, hingga sikap selama mengikuti kompetisi harus berjalan beriringan.
“Mudah-mudahan di Jawa Tengah nanti Kaltim juga akan mengukir prestasi lewat penampilannya yang tidak hanya memukau, tetapi juga disegani, baik dari sisi kualitas tampilan maupun adab dan akhlaknya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan kafilah menjaga kondisi fisik dan mental. Sebab, persaingan di tingkat nasional membutuhkan konsentrasi dan kesiapan hingga pertandingan berakhir.
Pelepasan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kaltim AM Fitra Firnanda, Kepala Biro Kesra Setda Kaltim Dasmiah, pengurus LPTQ Kaltim, pendamping serta para pelatih nasional.