Gaet Investor Jawa Tengah Pemprov Kaltim Dorong Pembangunan Industri Sarang Burung Walet
Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjajaki kerja sama investasi pengolahan sarang burung walet bersama perusahaan swasta asal Jawa Tengah, PT Esta Indonesia Tbk. Langkah ini diambil untuk memberikan nilai tambah pada komoditas lokal sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor non-minyak dan gas bumi.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menguraikan bahwa potensi omzet dari industri ini tergolong fantastis, yakni berkisar antara Rp50 miliar hingga Rp60 miliar per bulan. Kehadiran pabrik pengolahan langsung di tanah Kaltim dinilai tidak hanya menambah penerimaan daerah, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar untuk menekan angka pengangguran.
Penjajakan ini merupakan bentuk konkret tindak lanjut dari kerja sama antardaerah yang telah disepakati oleh Gubernur Kaltim dan Gubernur Jawa Tengah pada awal Agustus 2026. Wagub Seno Aji meninjau langsung fasilitas pencucian, pengolahan, hingga pengemasan produk ekspor milik PT Esta Indonesia Tbk di Kawasan Industri Terboyo, Semarang.
Direktur Utama PT Esta Indonesia Tbk Hoo Anton Siswanto menyambut terbuka rencana ekspansi tersebut. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk membangun fasilitas pengolahan di Kaltim, termasuk memfasilitasi pelatihan tenaga kerja lokal agar memiliki keterampilan standar kualitas ekspor ke manca negara seperti China dan Australia.
Berdasarkan data Balai Karantina Kalimantan Timur, produksi sarang burung walet Kaltim saat ini mencapai sekitar 176,5 ton per tahun dari 4.640 rumah walet. Potensi pasokan bahan baku yang melimpah ini dipastikan bakal makin optimal jika diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur hilirisasi di daerah sendiri. (ant/one)