Subscribe

Kerek PAD dan Keuangan Nontunai, Pemkot Samarinda Geber Digitalisasi Pajak Daerah

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Kota Samarinda terus mengoptimalkan digitalisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mempercepat realisasi belanja nontunai. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa PAD yang kuat bakal memberikan ruang gerak lebih luas bagi pemda untuk membiayai pembangunan, membenahi infrastruktur, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan. Apalagi, Samarinda kini memegang peran vital sebagai salah satu kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Meski begitu, Saefuddin mengingatkan bahwa penggenjot PAD tidak boleh cuma mengejar target penerimaan. Sistem yang dibangun wajib mengedepankan kemudahan, transparansi, akurasi, dan kepastian bagi masyarakat lewat keberlanjutan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Dalam Evaluasi Triwulan II Tahun 2026 ETPD di Kantor BI Kaltim, Wawali menekankan empat agenda utama. Pertama, memperkuat sinergi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sebagai motor penggerak tanpa sekat birokrasi. Kedua, menjadikan PDRD sebagai penopang utama pendanaan daerah.

Ketiga, menghadirkan layanan digital yang serba cepat, aman, dan bisa diakses dari mana saja oleh wajib pajak. Keempat, mempercepat realisasi belanja daerah secara nontunai demi mencegah risiko penyimpangan anggaran. Lewat komitmen ini, Samarinda optimistis mampu tampil sebagai pusat pertumbuhan dan pelayanan publik yang unggul di Kaltim. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *