DPKH Kaltim Dorong Urban Farming Unggas, Manfaatkan Limbah Dapur Buat Pakan Ayam Petelur
Samarinda, nusaetamnews.com : Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur terus mendampingi masyarakat menuju kemandirian pangan lewat cara yang unik dan ramah lingkungan. Warga diajak memanfaatkan sisa limbah dapur rumah tangga sebagai pakan alternatif ternak unggas.
Kepala DPKH Kaltim, Arief Murdiyatno, menjelaskan bahwa konsep urban farming ini dirancang agar mudah diterapkan di pekarangan rumah yang terbatas. Lewat penerapan ekonomi sirkuler ini, warga yang berminat bakal mendapat pendampingan teknis untuk memelihara sekitar 24 ekor ayam petelur dengan sistem kandang yang bersih dan bebas bau.
Dengan tingkat produktivitas mencapai 80 persen, tiap keluarga diproyeksikan bisa memanen hingga 18 butir telur segar setiap harinya. Kebutuhan pakan ayam pun nggak bikin kantong bolong, sebab racikannya cukup memadukan sisa makanan dapur dan limbah sayuran dari pasar.
Strategi ini terbukti ampuh memangkas biaya operasional ternak sekaligus menekan penumpukan sampah organik harian. Nggak berhenti di situ, kotoran ternak yang dihasilkan juga diolah mandiri menjadi pupuk organik cair maupun padat untuk menyuburkan tanaman sayur di sekitar pekarangan warga.
Pendampingan dan edukasi cara olah limbah dapur ini terus digencarkan para penyuluh ke wilayah pedesaan. Melalui peran aktif kelompok ibu rumah tangga dalam memilah sampah, Pemprov Kaltim optimistis gerakan swadaya ini mampu memperkuat ketahanan gizi keluarga sekaligus mendukung pasokan pangan di kawasan Nusantara. (ant/one)