Jaring Sampah Jadi Jurus Baru Pemkot Balikpapan Bendung Limbah Pesisir Baru Ulu
Balikpapan, nusaetamnews.com : Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan mulai menguji efektivitas jaring sampah yang dipasang di kawasan pesisir Baru Ulu. Langkah ini diambil untuk menahan serbuan sampah kiriman dari laut maupun aliran sungai kecil yang kerap mengotori area sekitar.
Kepala Disperkim Balikpapan, Rafiuddin, menjelaskan bahwa pengujian dilakukan untuk memantau seberapa ampuh jaring tersebut menahan limbah agar tidak menerobos ke permukiman warga dan lokasi tambatan perahu.
Proses uji coba ini berfokus pada pemantauan volume serta jenis sampah yang tersaring selama beberapa hari, mulai dari sampah plastik ringan, styrofoam, hingga sisa material rumah tangga yang sering hanyut terbawa arus. Jaring sengaja dipasang di titik-titik krusial yang menjadi jalur masuk utama sampah saat angin dan gelombang mengarah ke pantai.
Agar jaring tetap bekerja optimal, petugas Disperkim bersama warga lokal rutin melakukan pembersihan berkala. Langkah ini penting untuk mencegah jaring terbebani muatan secara berlebihan yang bisa membuatnya tenggelam dan kehilangan fungsi penahannya.
Selama ini, penanganan limbah di wilayah pesisir Balikpapan masih mengandalkan pembersihan manual harian dan pengangkutan menggunakan perahu kecil saat volume sampah melonjak. Lewat uji coba ini, pemerintah ingin melihat apakah metode jaring penahan bisa dipadukan atau bahkan menggantikan sistem lama agar lebih efisien.
Hasil evaluasi akhir pekan ini akan menjadi acuan penting bagi Disperkim. Jika terbukti ampuh, teknologi jaring penahan serupa rencananya akan direplikasi ke titik pesisir lain yang memiliki karakter arus sama, seperti kawasan Margasari dan Muara Rapak.(ant/one)