Subscribe

Antisipasi Karhutla Musim Kemarau 2026, Polda Kaltim Siagakan Sepertiga Personel dan Perketat Patroli

2 minutes read

Balikpapan, nusaetamnews.com : Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menyiagakan sepertiga dari total sekitar 6.000 personelnya untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026. Langkah ini mencakup penguatan patroli lapangan, pemantauan titik panas (hotspot), hingga penyiapan sarana pemadaman di daerah rawan.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kaltim, Brigadir Jenderal Polisi Adrianto Jossy Kusumo, menyampaikan bahwa kondisi vegetasi yang mengering selama puncak kemarau hingga September mendatang menuntut kewaspadaan ekstra dari seluruh unsur pengamanan.

Kesiapan personel dan perlengkapan ditinjau langsung dalam apel gabungan di Lapangan M Jassin, Markas Brimob Polda Kaltim, Balikpapan. Kegiatan ini melibatkan sekitar 350 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, hingga sukarelawan bencana.

Para personel beserta armada pendukung disebar ke sejumlah kawasan yang memiliki riwayat karhutla tinggi, seperti Kabupaten Kutai Timur, Berau, Paser, dan Kutai Barat. Penempatan ini merespons peningkatan titik panas di Kaltim yang mencatatkan 974 hotspot sepanjang semester I 2026, serta lonjakan 71 kejadian karhutla pada awal Agustus.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol. Tedy Soepandi, menjelaskan bahwa personel yang bertugas telah dibekali surat perintah khusus untuk fokus pada pencegahan dan deteksi dini tanpa mengabaikan tugas rutin. Meski demikian, seluruh kekuatan siap dikerahkan jika terjadi kebakaran berskala besar.

Polda Kaltim juga menyiagakan kendaraan taktis, pompa portabel, hingga unsur Ditpolair untuk penanganan kawasan gambut di wilayah pesisir. Pihak kepolisian menegaskan tidak akan segan menindak tegas secara hukum pihak-pihak yang sengaja membakar lahan, sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *