Gencarkan Rumah Pangan B2SA, DPTPH Kaltim Intervensi Gizi Ibu Hamil dan Cegah Stunting di Desa
Samarinda , nusaetamnews.com : Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur terus menggencarkan Program Rumah Pangan B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) di kawasan pedesaan. Langkah ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil sekaligus menekan risiko stunting.
Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan DPTPH Kaltim, Rika Nuzli Furkanti, menjelaskan bahwa program ini menyasar kelompok penerima manfaat (KPM) yang terdiri dari anak stunting, anak gizi buruk, ibu hamil, ibu menyusui, hingga calon pengantin. Intervensi dilakukan lewat pembagian makanan sehat berstandar B2SA sebanyak 40–60 kali bagi minimal 40 orang per KPM.
Program ini didukung pendanaan APBN senilai Rp75 juta per kelompok pada 2023 dan Rp60 juta pada 2024, yang kemudian ditingkatkan melalui APBD Kaltim periode 2025–2026 menjadi Rp81,4 juta per kelompok.
Dalam pelaksanaannya, DPTPH Kaltim merangkul kader PKK dan kelompok masyarakat sebagai penggerak utama. Selain mengolah makanan bergizi, kader dibekali fasilitas serta bimtek untuk mengelola Teras Pangan yang memadukan kebun sayur, kolam lele, dan ternak kecil. Ke depan, Rumah Pangan B2SA diharapkan bisa bersinergi dengan BUMDes agar program berjalan mandiri dan berkelanjutan. (ant/one)