Subscribe

Biar Sah Dimata Hukum, Pemkot Samarinda Geber Gerakan “GAS Nikah” dan Nikah Massal Gratis

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Kota Samarinda lagi gencar-gencarnya mengampanyekan program Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GAS Nikah). Gerakan ini dibuat untuk mendongkrak kesadaran masyarakat—terutama pasangan yang masih nikah siri—tentang betapa krusialnya legalitas pernikahan di mata hukum negara.

Demi menyukseskan gerakan ini, Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, meminta Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Cabang Kota Samarinda untuk mengambil peran sebagai motor penggerak.

“Kita harus mengedukasi masyarakat agar mendaftarkan pernikahannya secara resmi di KUA. Ini penting demi memberikan kepastian, perlindungan hukum, dan keabsahan administrasi negara bagi keluarga,” ujar Saefuddin saat menerima audiensi pengurus APRI di Balai Kota Samarinda, Kamis (2/7).

Gaspol Nikah Massal Gratis di Momen Gebyar Muharram

Bukan sekadar sosialisasi, kolaborasi antara Pemkot Samarinda, APRI, dan Kementerian Agama (Kemenag) Samarinda ini langsung diwujudkan lewat aksi nyata. Mereka bakal menggelar nikah massal bertajuk Gebyar Muharram 1448 Hijriah pada 7 Juli 2026 di Aula MAN 2 Samarinda.

Program ini menjadi angin segar dan solusi konkret buat pasangan yang selama ini terkendala biaya maupun urusan administrasi.

Enggak tanggung-tanggung, para peserta bakal dimanjakan dengan fasilitas komplet secara gratis, mulai dari:

  • Prosesi akad dan pencatatan nikah resmi.
  • Penerbitan buku nikah.
  • Pembaruan data kependudukan langsung (bekerja sama dengan Disdukcapil).
  • Suvenir menarik sebagai kenang-kenangan.

Apresiasi untuk Para Penghulu

Saefuddin Zuhri memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif APRI yang dinilai sangat sejalan dengan komitmen Pemkot dalam memperkuat ketahanan keluarga lewat layanan publik yang antiribet.

“Saya mengapresiasi Pengurus Cabang APRI Kota Samarinda. Ini adalah bentuk kedekatan kita dengan ikatan para penghulu. Semoga menjadi berkah, karena memfasilitasi pernikahan orang lain itu pahalanya sangat besar. Penghulu memiliki tugas yang sangat mulia,” ungkap Saefuddin, yang juga memastikan diri bakal hadir langsung di acara tersebut.

Ke depannya, Pemkot Samarinda juga berencana memperkuat sinergi lintas instansi untuk menyisir dan membantu pasangan yang sudah menikah secara agama (siri) agar bisa segera mendapatkan legalitas hukum resmi lewat mekanisme yang berlaku. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *