Cetak Generasi Emas, Pemkot Balikpapan Dukung Penuh Final Provinsi Jenius Science Olympiad 2026
Balikpapam, nusaetamnews.com : Pemerintah Kota Balikpapan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Final Provinsi Kalimantan Timur Jenius Science Olympiad (JSO) 2026. Ajang kompetisi sains ini dinilai sebagai wadah yang sangat strategis untuk mencetak generasi muda berprestasi di Benua Etam.
“Keberhasilan para peserta hingga mencapai tahap final provinsi merupakan pencapaian yang patut diapresiasi,” ujar Staf Ahli Wali Kota Balikpapan, Edy Gunawan, saat membacakan sambutan Wali Kota Rahmad Mas’ud di Balikpapan, Sabtu (30/5).
Edy menjelaskan bahwa untuk bisa lolos ke babak final, para siswa dituntut punya modal kerja keras, disiplin, ketekunan, dan semangat belajar yang tinggi. Pemkot Balikpapan pun memberikan apresiasi tinggi kepada Edulympic Excellentia dan SD Patra Dharma 1 Balikpapan yang konsisten berkolaborasi menghadirkan ruang kompetisi yang positif ini.
Gak Cuma Kejar Medali, tapi Melatih Critical Thinking
Menurut Edy, olimpiade sains berskala regional ini punya esensi yang lebih dalam daripada sekadar ajang adu gengsi meraih trofi atau prestasi akademik semata.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana efektif untuk membangun budaya belajar, melatih kemampuan berpikir kritis (critical thinking), serta menumbuhkan kreativitas anak didik,” tuturnya.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta berkompetisi secara sehat dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Kalah atau menang, proses perlombaan ini harus dijadikan pengalaman berharga untuk upgrade diri ke depan.
Siap Bersaing di Level Global
Di era gempuran teknologi dan dinamika global yang makin cepat, Pemkot Balikpapan berkomitmen penuh untuk terus men-support program pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM. Tujuannya jelas: membentuk generasi berkarakter kuat yang punya daya saing tinggi.
“Generasi muda harus dipersiapkan agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah dan nasional, tetapi juga pada level internasional,” tegas Edy.
Shout Out untuk Guru dan Orang Tua
Apresiasi tinggi juga dialamatkan kepada para guru dan orang tua siswa. Peran support system dari keluarga dan tenaga pendidik dinilai sebagai fondasi paling krusial dalam membentuk mental pantang menyerah pada anak.
Bagi para pemenang yang sukses membawa pulang gelar juara, Pemkot mengucapkan selamat dan berharap capaian ini jadi bahan bakar untuk terus berkembang.
Sementara untuk peserta yang belum berhasil, pesan dari Wali Kota sangat jelas: jangan berkecil hati. Kegagalan di satu kompetisi justru menjadi bagian dari proses belajar yang mahal menuju sukses di masa depan.
Lewat JSO 2026, harapannya bakal lahir lebih banyak talenta muda Kalimantan Timur yang cerdas, kreatif, dan inovatif demi menyongsong misi besar mewujudkan Generasi Emas Indonesia. (ant/one)