Bukan Pakai APBD, Wali Kota Balikpapan Sebar Ratusan Sapi Kurban dari Kantong Pribadi
Balikpapan, nusaetamnews.com : Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, bikin gerakan keren menjelang Hari Raya Iduladha. Orang nomor satu di Kota Minyak ini menegaskan bahwa ratusan ekor sapi kurban yang ia sebar ke berbagai penjuru kota murni bersumber dari anggaran pribadi keluarganya, tanpa menyentuh dana APBD sepeser pun.
“Uang pribadi ya, bukan uang APBD. Murni uang keluarga,” ujar Rahmad Mas’ud saat memberikan keterangan di Balikpapan, Sabtu (30/5).
Rahmad menjamin seluruh biaya operasional hingga pengadaan ratusan sapi tersebut tidak menggunakan kas daerah. Usut punya usut, anggaran jumbo ini berasal dari alokasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari gurita bisnis milik keluarga besarnya.
Total hingga 300 Ekor Sapi, Balikpapan Dapat Jatah Terbanyak
Tahun ini, keluarga besar Rahmad Mas’ud memang gak main-main soal berbagi. Mereka mendistribusikan total sekitar 200 hingga 300 ekor sapi ke beberapa daerah, termasuk ke sejumlah titik di luar Balikpapan.
“Khusus untuk jatah warga di wilayah Kota Balikpapan saja, jumlahnya tembus di atas 100 ekor sapi,” ungkap Rahmad.
Biar tepat sasaran, mekanisme penyaluran hewan kurban ini dibuat satset dan melebar lewat jalur-jalur strategis di tengah masyarakat. Rahmad mengirimkan bantuan sapi langsung ke:
- Masjid-masjid di berbagai kelurahan sebagai pusat ibadah warga.
- Lingkungan RT, yayasan sosial, organisasi kemasyarakatan (ormas).
- Komunitas warga lokal.
Green Qurban: Haramkan Plastik, Pilih Besek yang Ramah Lingkungan
Gak cuma soal berbagi, Rahmad juga menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan (eco-friendly). Pada proses pemotongan di lingkungan rumah jabatan dan kediaman pribadinya di kawasan Kelandasan, ia mengharamkan penggunaan kantong plastik sekali pakai.
“Kami menggunakan besek. Ini juga sebagai langkah nyata dalam melaksanakan Perda kita untuk menjaga dan melestarikan lingkungan,” ucapnya tegas.
Porsi Daging Lebih Jumbo, Bagikan 1.500 Kupon
Untuk pemotongan di lingkungan rumah jabatan wali kota, Rahmad menyediakan 10 ekor sapi khusus. Meski jumlahnya sama dengan tahun lalu, bobot dan ukuran sapi kurban kali ini jauh lebih besar alias jumbo.
Otomatis, peningkatan bobot hewan kurban ini bikin pasokan daging meningkat drastis. Tahun ini, pihak panitia membagikan 1.500 kupon penerima daging, melonjak signifikan dibanding tahun lalu yang hanya 1.000 kupon.
Kebersihan dan Kehalalan Jadi Prioritas
Rahmad juga sangat concern dengan masalah kebersihan pasca-pemotongan, terutama saat membersihkan limbah jeroan sapi. Pembersihan dipantau secara tertib agar sisa sela pemotongan tidak mencemari lingkungan sekitar.
Di sisi lain, Dinas Perikanan dan Peternakan Balikpapan tetap menerjunkan petugas ke lapangan untuk melakukan patroli pengawasan kesehatan hewan. Guna memastikan proses penyembelihan sesuai syariat, Rahmad juga memakai jasa Juru Sembelih Halal (Juleha) yang telah mengantongi sertifikat resmi. “Kita harus komit untuk itu,” tutup Rahmad. (ant/one)