Pendidikan Gratis Jadi Kunci Generasi Emas Kaltim
Samarinda, Infosatu.co – Di tengah tantangan biaya pendidikan yang masih menjadi beban banyak keluarga, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan gratis sebagai investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi emas daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji saat menghadiri pelepasan 102 siswa kelas VI SD Fastabiqul Khairat Samarinda, Sabtu (30/5/2026).
Menurutnya, kualitas sumber daya manusia akan menjadi faktor penentu keberhasilan Kalimantan Timur menghadapi perubahan besar akibat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Seno menilai generasi yang saat ini duduk di bangku sekolah dasar akan menjadi kelompok usia produktif ketika Kaltim memasuki fase pertumbuhan ekonomi baru. Karena itu, pemerintah harus memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar akibat kendala biaya.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur siap memberikan fasilitas pendidikan gratis yang dapat dinikmati seluruh masyarakat. Ini bagian dari upaya menyiapkan generasi emas masa depan,” tegasnya.
Menurut Seno, anak-anak yang saat ini tergolong Generasi Alpha tumbuh dalam lingkungan yang sangat berbeda dibanding generasi sebelumnya. Mereka hidup di era digital dengan akses informasi tanpa batas, sehingga membutuhkan dukungan pendidikan yang lebih adaptif dan berkualitas.
Ia menegaskan bahwa pembangunan sekolah, peningkatan kualitas guru, hingga pembiayaan pendidikan tidak boleh dipandang sebagai belanja rutin semata, melainkan investasi strategis untuk menghasilkan sumber daya manusia yang mampu bersaing.
Pernyataan tersebut menjadi relevan di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di Kalimantan Timur. Kehadiran IKN dan berbagai proyek investasi diperkirakan akan membuka peluang ekonomi baru, namun sekaligus menuntut kualitas SDM yang lebih baik.
Karena itu, Seno menilai dunia pendidikan harus mulai menyiapkan anak-anak sejak dini agar tidak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri.
Selain menekankan pentingnya akses pendidikan, Seno juga memberikan apresiasi kepada para guru yang dinilainya memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan kemampuan peserta didik.
“Guru adalah fondasi utama dalam menyiapkan generasi masa depan. Keberhasilan anak-anak hari ini tidak lepas dari dedikasi para pendidik,” katanya.
Data pelepasan siswa SD Fastabiqul Khairat tahun ini menunjukkan sebanyak 102 siswa berhasil menyelesaikan pendidikan dasar dan melanjutkan ke jenjang berikutnya. Namun bagi pemerintah, momen kelulusan tersebut menjadi pengingat bahwa tantangan terbesar bukan hanya meluluskan siswa, melainkan memastikan seluruh anak Kalimantan Timur memperoleh akses pendidikan yang berkualitas dan terjangkau.
Dengan posisi Kaltim sebagai calon pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia, investasi pada pendidikan dinilai menjadi langkah paling menentukan untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh generasi daerah sendiri.