Beromset Ratusan Juta Sehari, Bareskrim Polri Gulung Sindikat ‘Kampung Narkoba’ Gang Langgar Samarinda
Jakarta, nusaetannews.com : Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri sukses mengobrak-abrik jaringan kakap peredaran gelap narkotika di Samarinda, Kalimantan Timur. Targetnya nggak main-main: sebuah wilayah yang kerap dijuluki ‘kampung narkoba’ di kawasan Gang Langgar.
“Sindikat narkoba yang beroperasi di kampung narkoba Gang Langgar, Kota Samarinda, digulung tim gabungan Subdit IV dan Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) Dittipidnarkoba Bareskrim Polri,” ungkap Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, dalam keterangannya, Sabtu.
Dari operasi senyap tersebut, polisi berhasil mengamankan total 11 orang tersangka yang diduga kuat masuk dalam jaringan sindikat, plus menyita sejumlah barang bukti narkoba siap edar.
Eksis 4 Tahun, Cuan Rp200 Juta Per Hari
Berdasarkan hasil interogasi awal, bisnis haram yang dikelola oleh sindikat ini ternyata sudah mengakar cukup lama. Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso membocorkan bahwa jaringan ini telah beroperasi mulus selama kurang lebih empat tahun.
Nggak heran jika perputaran uang di wilayah tersebut sangat masif. Gak tanggung-tanggung, omset penjualan narkoba di Gang Langgar ini ditaksir menyentuh angka Rp150 juta hingga Rp200 juta per hari!
Terkenal Licin dan Susah Ditangkap
Secara terpisah, Kanit II Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, AKBP Bayu Putra Samara, menambahkan bahwa selain mencokok 11 anggota sindikat, tim gabungan juga ikut meringkus dua orang pengguna yang kebetulan berada di lokasi kejadian.
Bayu mengakui kalau jaringan ini punya reputasi yang cukup “licin” di lapangan, sehingga sempat membuat aparat penegak hukum kewalahan.
“Sindikat ini cukup licin karena beberapa kali dilakukan operasi oleh pihak setempat, namun tidak berhasil,” jelas Bayu.
Diterbangkan ke Jakarta
Untuk mendalami peranan masing-masing pelaku dan menelusuri aliran dana (follow the money), seluruh tersangka kini langsung diboyong ke Gedung Bareskrim Polri di Jakarta guna menjalani pemeriksaan intensif.
Mengenai detail kronologi penangkapan, skema peredaran, hingga rincian total barang bukti yang disita, pihak kepolisian berjanji bakal membeberkannya secara blak-blakan dalam waktu dekat. “Untuk rilis lebih lengkap, nanti akan disampaikan langsung oleh Pak Direktur Narkoba Bareskrim Polri,” pungkas Bayu. (ant/one)