Sikat Mafia Solar! Wali Kota Balikpapan Bentuk Tim Investigasi Bongkar Skandal Antrean BBM
Balikpapan, nusaetamnews.com : Gerah dengan antrean “ular” kendaraan yang mengular di SPBU dalam beberapa pekan terakhir, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud resmi membentuk tim investigasi khusus. Tim ini ditugaskan untuk membongkar praktik penyalahgunaan solar subsidi yang diduga kuat menjadi biang kerok kelangkaan.
Langkah tegas ini diambil setelah ditemukan indikasi kuat adanya aksi “pengetapan” atau pengisian BBM subsidi secara ilegal untuk kepentingan pribadi.
“Ditemukan kasus pengetapan dan penyalahgunaan BBM subsidi. Ini indikasi kuat kenapa antrean meningkat signifikan. Karena ini subsidi negara, kita tidak bisa main-main!” tegas Rahmad Mas’ud, Kamis (7/5).
Gebrakan Pemkot: Investigasi hingga Teknologi
Tak tanggung-tanggung, Pemkot Balikpapan menyiapkan strategi berlapis untuk memberantas oknum nakal:
- Operasi Gabungan: Tim investigasi melibatkan aparat penegak hukum dan Forkopimda untuk pengawasan super ketat di titik distribusi.
- Sistem Barcode Diperketat: Penggunaan teknologi barcode di setiap transaksi SPBU kini lebih dipelototi guna mencegah pengisian berulang oleh para pengetap.
- Audit Distribusi: Memastikan solar benar-benar lari ke sektor prioritas, seperti angkutan sembako dan transportasi laut, bukan ke gudang ilegal.
Solusi Jangka Panjang: Tambah 2 SPBU Baru
Rahmad mengakui bahwa keterbatasan infrastruktur juga menjadi faktor antrean menumpuk. Saat ini, pengisian solar subsidi hanya terpusat di dua SPBU. Sebagai solusi, Pemkot berencana menambah titik distribusi baru:
- Lokasi Strategis: SPBU baru akan dibangun di kawasan Teritip dan Kilometer 13.
- Open Investment: Pemkot membuka pintu lebar-lebar bagi investor swasta untuk ikut membangun fasilitas pengisian BBM seiring melonjaknya jumlah kendaraan di Balikpapan.
“Kita harap antrean ini bisa segera terurai dengan komitmen bersama. Jangan ada lagi oknum yang memakan hak masyarakat kecil,” pungkasnya. (ant/one)