Subscribe

Duel “Panas” Persija vs Persib di Samarinda: 620 Personel Gabungan Siaga Satu!

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Atmosfer sepak bola Indonesia dipastikan memanas di Kalimantan Timur. Polresta Samarinda mengerahkan sebanyak 620 personel gabungan untuk mengawal laga tensi tinggi antara Persija Jakarta vs Persib Bandung dalam lanjutan BRI Liga 1 2026 di Stadion Segiri, Minggu (10/05).

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menegaskan bahwa pengamanan super ketat ini melibatkan unsur Brimob, Kodim 0901, Denpom, hingga BKO tambahan dari Polres Kukar. Langkah ini diambil menyusul dialihkannya lokasi pertandingan dari Jakarta ke Samarinda atas arahan Mabes Polri.

“Karena kondisi keamanan di Jakarta dinilai kurang kondusif, laga ini dipindah ke Stadion Segiri. Kami siapkan pasukan besar untuk mengantisipasi segala kemungkinan,” ujar Hendri, Jumat (8/5).

Regulasi Ketat: Suporter Tamu Dilarang Hadir

Sesuai regulasi Liga 1, pihak kepolisian menegaskan bahwa pendukung Persib Bandung (Viking) dilarang hadir di stadion. Berdasarkan rapat koordinasi, suporter tim tamu telah berkomitmen untuk mematuhi aturan tersebut.

  • Akses Stadion: Hanya diperuntukkan bagi Jakmania (pendukung Persija) dan penonton umum.
  • Verifikasi Suporter: Jakmania lokal akan ikut mengawal verifikasi penonton guna memastikan situasi tetap kondusif.
  • Monitoring Wilayah: Polresta Samarinda juga bersinergi dengan Polresta Balikpapan untuk memantau pergerakan suporter di jalur darat.

Tiket Dipangkas, Sistem Penjualan Satu Pintu

Untuk meminimalisir risiko, Panitia Pelaksana (Panpel) melakukan penyesuaian kuota penonton. Dari kapasitas yang direncanakan, jumlah tiket yang dilepas ke publik mengalami penyusutan:

  1. Total Tiket: Tersedia 7.500 tiket untuk umum (dari rencana awal 9.000).
  2. Kuota Undangan: 1.500 tiket dialokasikan khusus untuk tamu undangan dan sponsor.
  3. Sistem Penjualan: Diatur sepenuhnya oleh Steward Service Officer (SSO) Persija dengan verifikasi ketat.

Sinergi Lintas Instansi

Dalam penyelenggaraannya, Persija Jakarta menyerahkan urusan operasional kepada SSO Borneo FC. Pengamanan di lapangan juga didukung oleh unit Damkar, Dishub, hingga Dinas Kesehatan guna menjamin laga berjalan aman dan tertib.

“Kami ingin memastikan laga ini tidak hanya aman secara fisik, tapi juga tetap menjadi hiburan yang tertib bagi masyarakat lokal,” pungkas Kapolres. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *