Subscribe

Baznas Kaltim Suntik Modal Rp30 Juta Lewat Z-Chicken, Targetkan 30 UMKM Samarinda Naik Kelas

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Timur resmi membuka peluang emas bagi warga dhuafa di Samarinda untuk “naik kelas” menjadi pengusaha kuliner. Lewat program pemberdayaan ekonomi bertajuk Mitra Z-Chicken, Baznas siap mencetak 30 wirausahawan baru di tahun 2026.

Ketua Baznas Kaltim, Ahmad Nabhan, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan konsumtif, melainkan stimulus produktif untuk memutus rantai kemiskinan.

“Kami fokus pada pemberdayaan usaha mikro bidang kuliner ayam. Targetnya jelas: membantu warga miskin agar bisa mandiri secara finansial pada tahun 2026 ini,” ujar Nabhan di Samarinda, Kamis (23/4).

Modal Puluhan Juta & Fasilitas Lengkap

Tak main-main, setiap peserta yang lolos kurasi akan mengantongi bantuan modal usaha dengan nilai fantastis, berkisar antara Rp25 juta hingga Rp30 juta. Bantuan ini diberikan dalam bentuk paket lengkap siap jualan.

  • Fasilitas Utama: Satu unit gerobak usaha (booth) eksklusif.
  • Perlengkapan: Alat memasak standar profesional.
  • Support System: Bahan baku awal dan pendampingan.

Catat Tanggalnya: Kuota Terbatas!

Pendaftaran mulai dibuka pada 27 April hingga 11 Mei 2026. Namun, Nabhan mengingatkan agar calon pendaftar bergerak cepat karena proses seleksi akan ditutup lebih awal jika kuota 30 orang sudah terpenuhi.

Syarat & Kriteria Calon Mitra:

  1. Profil: Beragama Islam, usia maksimal 55 tahun.
  2. Status Ekonomi: Masuk kategori miskin (Wajib melampirkan SKTM asli dari kelurahan).
  3. Pengalaman: Diutamakan memiliki pengalaman usaha kuliner minimal 1 tahun.
  4. Kesiapan: Sudah memiliki target lokasi usaha yang strategis.

Berkas Administrasi yang Wajib Disiapkan:

  • Fotokopi KTP & Kartu Keluarga (KK).
  • Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) asli.
  • Foto rumah tinggal saat ini.
  • Foto rencana lokasi tempat berjualan.

Mentoring Eksklusif: Dari Mustahik Jadi Muzaki

Bukan sekadar kasih modal lalu ditinggal, Baznas Kaltim menjamin adanya transfer ilmu melalui pelatihan teknis langsung dari tenaga ahli. Tujuannya, agar standar rasa Z-Chicken tetap kompetitif di pasaran.

Selain skill memasak, para mitra akan mendapatkan pendampingan operasional secara intensif. Program ini dirancang sebagai proyek berkelanjutan dengan visi besar mengubah status ekonomi masyarakat.

“Muara dari program ini adalah transformasi. Kami ingin mereka yang hari ini menjadi penerima zakat (mustahik), ke depannya bisa berdaya dan sukses hingga menjadi pemberi zakat (muzaki),” pungkas Nabhan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *