Cetak Generasi Robotik, Otorita IKN Gelar ToT untuk Guru di 20 Sekolah Pilot Project
Nusantara, nusaetamnews.com : Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai tancap gas membangun ekosistem talenta digital dari bangku sekolah. Melalui program pilot project ekstrakurikuler robotika, sebanyak 20 sekolah di wilayah IKN kini resmi dipersiapkan menjadi “pabrik” inovator masa depan.
Program ini diawali dengan agenda Training of Trainers (ToT) yang mempertemukan para guru pendamping untuk menguasai teknologi robotika secara mendalam di Kantor Kemenko 3, IKN, Selasa (21/04/2026).
Bukan Sekadar Teknis, Tapi “Future Skills”
Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit, menegaskan bahwa robotika adalah pintu masuk utama bagi siswa untuk menguasai bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics).
“Pengembangan robotika adalah bagian penting dalam membangun future skills. Kita tidak hanya bicara kemampuan teknis, tapi soal pola pikir inovatif, kolaboratif, dan adaptif,” ujar Agung.
Gandeng Kampus Top & Bekali Toolkit Canggih
Untuk memastikan program ini bukan sekadar seremonial, Otorita IKN menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Politeknik Negeri Samarinda untuk pendampingan intensif selama empat bulan ke depan.
Sebagai dukungan konkret, tiap sekolah peserta dibekali perangkat tempur digital berupa:
- Toolkit dan Trainerkit lengkap.
- Dua unit robot operasional: Model Wall Follower dan Transporter.
- Pelatihan pemrograman dan perakitan robot secara hands-on.
Antusiasme Guru: Dari Nol Jadi Jago
Program ini menyasar 13 SMP dan 7 SMA/MA di wilayah IKN. Menariknya, banyak sekolah yang mengaku ini adalah pengalaman pertama mereka bersentuhan dengan dunia robotika.
“Awalnya kami belum tahu robotika sama sekali. Melalui praktik langsung ini, kami jadi jauh lebih paham,” kata Ayu Desi Wilujeng, guru SMAN 3 Penajam Paser Utara. Senada dengan Ayu, Dwi Setyo Prabowo dari SMAN 2 Samboja juga mengaku tertantang untuk segera menjalankan ekskul robotika setiap Jumat.
Target: Juara Kompetisi & Model Replikasi
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Otorita IKN, Tonny Agus Setiono, menargetkan sekolah-sekolah ini tidak hanya sekadar punya ekskul, tapi juga mampu mengirimkan siswanya bersaing di kompetisi robotik tingkat nasional maupun internasional.
Dengan dimulainya proyek ini, 20 sekolah tersebut diharapkan menjadi role model yang siap direplikasi oleh sekolah lain di seluruh Nusantara, menciptakan standar baru pembelajaran berbasis teknologi yang inovatif dan kreatif di ibu kota baru.(one)