Kaltim “Panen” Gas Raksasa! Menteri Bahlil Umumkan Temuan 5 Tcf Gas di Blok Ganal
Jakarta, nusaetamnews.com : Kabar gembira datang dari sektor energi! Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, baru saja mengumumkan penemuan cadangan gas bumi “raksasa” di Sumur Geliga-1 Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur. Gak tanggung-tanggung, potensinya mencapai 5 triliun kaki kubik (Tcf) plus 300 juta barel kondensat.
Bahlil menyebut temuan ini sebagai anugerah besar buat Indonesia di tengah kondisi dunia yang lagi ketat menjaga cadangan energi masing-masing.
“Sekali lagi kita bersyukur kepada Tuhan bahwa ini anugerah yang diberikan. Kita harus betul-betul fokus mencari sumber-sumber minyak baru sesuai perintah Bapak Presiden,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Produksi Bakal Melejit 3 Kali Lipat
Penemuan di wilayah kerja yang dioperasikan perusahaan asal Italia, ENI, ini diprediksi bakal bikin produksi gas nasional makin “berotot”. Bahlil memproyeksikan produksi puncak ENI bakal melesat drastis:
- Sekarang: Sekitar 600 – 700 MMSCFD.
- Tahun 2028: Target tembus 2.000 MMSCFD.
- Tahun 2030: Terus dipacu hingga 3.000 MMSCFD.
Cekungan Kutai: “Tambang Emas” Gas yang Gak Ada Habisnya
Eksplorasi di Sumur Geliga ini membuktikan kalau Cekungan Kutai di Kaltim masih punya prospek yang sangat menjanjikan. Penemuan ini menyusul rentetan sukses ENI sebelumnya, seperti temuan di Geng North (2023) dan Sumur Konta-1 (2025).
Selain Sumur Geliga, sebelumnya juga ditemukan Sumur Gula dengan potensi 2 Tcf gas. Kalau digabung, dua sumur ini saja bisa nambah produksi gas nasional sampai 1.000 MMSCFD.
Gunakan Fasilitas Canggih & Optimalkan Kilang Bontang
Biar cepat jadi duit (monetisasi), pengembangan proyek ini bakal pakai teknologi keren:
- Fasilitas Terapung (FPSO) Baru: Kapasitasnya mencapai 1 miliar kaki kubik gas per hari.
- Sinergi Kilang Bontang: Memanfaatkan fasilitas eksisting di LNG Bontang agar lebih efisien.
Efek Domino Buat Ekonomi
Pemerintah mendorong supaya temuan ini gak lama-lama di tahap riset dan bisa langsung masuk tahap produksi. Harapannya jelas: investasi makin kencang, lapangan kerja baru terbuka lebar, dan pasokan gas buat industri serta masyarakat makin aman.
Kaltim sekali lagi membuktikan posisinya sebagai tulang punggung energi nasional yang siap menyongsong masa depan. (ant/one)