Subscribe

Support IKN! Produksi Ikan Penajam Paser Utara Melejit, Targetkan 6.740 Ton di 2026

2 minutes read

Penajam, nusaetamnews.com : Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kian memantapkan posisinya sebagai “pemasok utama” kebutuhan pangan bagi Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan garis pantai sepanjang 272 kilometer, sektor perikanan tangkap di daerah penyangga ini diproyeksikan menjadi pilar penting ketahanan pangan nasional.

Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, menegaskan bahwa potensi laut PPU sangat mumpuni untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat lokal sekaligus menyuplai konsumsi di jantung pemerintahan baru.

Produksi Terus Nanjak

Data menunjukkan tren positif pada performa nelayan PPU dalam dua tahun terakhir. Pada 2025, produksi ikan tangkap menyentuh angka 6.672 ton, naik dari tahun sebelumnya yang berada di angka 6.606 ton.

“Target kami untuk 2026 adalah mencapai 6.740 ton. Kami optimistis angka ini tercapai seiring dengan penguatan armada dan alat tangkap nelayan,” ujar Andi Trasodiharto di Penajam, Senin (20/4/2026).

Transformasi Lewat Kampung Nelayan Merah Putih

Guna memacu produktivitas dan kesejahteraan, Pemkab PPU telah mengajukan sejumlah lokasi pesisir kepada pemerintah pusat untuk disulap menjadi Kampung Nelayan Merah Putih. Program strategis ini diharapkan menjadi game changer bagi:

  • Digitalisasi & Fasilitas: Modernisasi sarana prasarana di kawasan pesisir.
  • Peningkatan Ekonomi: Memotong rantai distribusi agar nelayan mendapatkan harga jual lebih baik.
  • Kemandirian Pangan: Menjadikan PPU pusat logistik perikanan paling kompetitif untuk IKN.

Dukungan Armada Masif

Saat ini, kekuatan sektor perikanan PPU didukung oleh:

  • Sumber Daya Manusia: 2.902 nelayan yang tergabung dalam 367 kelompok.
  • Armada: 2.505 unit kapal berbagai ukuran.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, Pemkab PPU konsisten mengalokasikan bantuan mesin kapal dan alat tangkap modern melalui APBD. Langkah ini diambil agar nelayan kecil tetap mampu bersaing dan meningkatkan kapasitas tangkapannya secara berkelanjutan di tengah pesatnya pembangunan IKN. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *