Subscribe

Waspada Kemarau 2026! Warga Samarinda Diminta “Stockpile” Air dan Bijak Pakai Keran

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.comk : Musim panas sudah di depan mata, dan Perumda Tirta Kencana Samarinda mulai pasang mode siaga. Meski saat ini 18 Instalasi Pengolahan Air (IPA) masih jalan normal, tapi tanda-tanda penurunan volume air baku di beberapa titik sudah mulai kelihatan, nih.

Asisten Manajer Humas Perumda Tirta Kencana, Haidir Fadli, mewanti-wanti warga untuk mulai bersiap dari sekarang sebelum kondisi makin ekstrem.

Ancaman “Intrusi Air Laut”: Musuh Utama Air Bersih

Ada tantangan teknis yang cukup berat kalau kemarau panjang melanda Sungai Mahakam, yaitu Intrusi Air Laut. Fenomena ini bikin air sungai jadi asin (kadar klorida naik).

  • Batas Aman: Kalau kadar klorida tembus 250 ppm, air otomatis nggak bisa diolah karena melanggar standar kesehatan.
  • Dampaknya: Wilayah hilir atau yang dekat muara bakal jadi yang paling duluan ngerasain gangguan distribusi.

Skenario Terburuk: Distribusi Bergilir

Kalau kualitas air baku sudah nggak memungkinkan buat diproduksi, pihak Perumda terpaksa bakal ambil opsi pahit: Sistem Distribusi Bergilir. Jadi, jangan kaget kalau nanti ada jadwal air mati di jam-jam tertentu.

Starter Pack Hadapi Kemarau ala Perumda:

Biar nggak panik pas air mampet, lakuin langkah antisipasi ini sekarang juga:

  1. Siapkan Wadah: Perbanyak kapasitas tandon atau profil tank di rumah buat cadangan.
  2. Stop Boros Air: Kurangi aktivitas sekunder yang buang-buang air, kayak sering-sering nyuci kendaraan atau nyiram jalanan.
  3. Pakai Secukupnya: Fokuskan penggunaan air buat kebutuhan pokok (masak, minum, mandi).

Butuh Bantuan? Ada Armada Tangki!

Tenang, kalau ada wilayah yang bener-bener kering kerontang, Perumda sudah nyiapin armada tangki air bersih yang siap meluncur ke titik terdampak.(ant/0ne)

Catat Hotline-nya:

  • Call Center: (0541) 208100
  • WhatsApp: 0811-5535-36

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *