Subscribe

Kejar Target 11 Persen, Mahakam Ulu Perketat Sinergi Pra-Musrenbang Penurunan Stunting

2 minutes read

UJOH BILANG, Nusaetamnews.com :  Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) memasang target ambisius dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui forum Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Pemkab Mahulu mempercepat langkah penurunan prevalensi stunting dengan fokus utama pada penguatan mutu gizi ibu dan anak.

Langkah ini diambil guna memastikan intervensi gizi tepat sasaran, baik untuk mencegah kasus baru maupun memulihkan anak di bawah dua tahun (baduta) yang terindikasi stunting.

“Dibutuhkan perencanaan matang dan pelaksanaan konsisten di lapangan. Forum ini adalah ruang penyelarasan agar penurunan stunting berjalan terintegrasi dan berkelanjutan,” tegas Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun (Suhuk), di Ujoh Bilang, Rabu (15/4).

Target Tajam: Turun ke Angka 11 Persen

Berdasarkan data sistem aplikasi Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), prevalensi stunting di Mahakam Ulu per Februari 2025 berada di angka 13,7 persen. Pemerintah daerah kini berupaya keras menekan angka tersebut hingga mencapai 11 persen dalam waktu dekat.

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Mahulu menekankan tiga pilar utama:

  1. Perencanaan Konkret: Menghasilkan program yang terukur dan implementatif untuk sisa tahun ini hingga 2027.
  2. Kesehatan & Gizi: Peningkatan layanan kesehatan primer bagi ibu hamil dan pemenuhan nutrisi bagi anak.
  3. Sinergi Lintas Sektor: Melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk meringankan beban tugas di lapangan.

Kampung Sebagai Ujung Tombak

Wabup menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada efektivitas di tingkat akar rumput. Pemerintah kecamatan dan pemerintah kampung diinstruksikan menjadi ujung tombak dalam melakukan pendekatan berbasis keluarga dan komunitas.

“Peran kecamatan dan kampung sangat vital. Mereka yang bersentuhan langsung dengan keluarga melalui pemantauan intensif,” tambahnya.

Evaluasi Berkala dan Perbaikan Cepat

Selain perencanaan, Pemkab Mahulu juga akan memperketat pengawasan melalui evaluasi berkala. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi kelemahan program secara dini agar dapat segera dilakukan perbaikan teknis.

Dengan langkah strategis ini, Pemkab Mahulu optimistis mampu mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing, sekaligus mewujudkan lingkungan kabupaten yang bebas dari ancaman gizi buruk kronis. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *