Usai Salat Ied, Gubernur Langsung Sapa Lansia: Mereka Harus Didahulukan
Samarinda – Suasana hangat Idulfitri langsung terasa di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda, Sabtu (21/3/2026). Usai menunaikan salat Ied, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud tak mau berlama-lama. Ia langsung bergegas menuju UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri untuk menyapa para lansia.
Didampingi Wakil Gubernur Seno Aji dan Sekda Sri Wahyuni, kunjungan ini sengaja menjadi agenda pertama di hari raya. Bagi Gubernur, para lansia yang tinggal di panti sosial adalah prioritas yang harus dikunjungi.
“Kita langsung menjenguk para orang tua kita di sini. Hampir semua tidak ada keluarga. Karena itu, mereka harus didahulukan,” tegas Rudy Mas’ud.
Kehadiran rombongan disambut wajah-wajah sumringah para penghuni panti. Gubernur yang datang bersama sang istri, Hj Sarifah Suraidah, tampak berbincang hangat dengan para lansia di setiap wisma. Ia bahkan sempat menirukan cerita mereka tentang kehidupan sehari-hari di panti.
“Mereka bilang di sini makanannya enak-enak, tiga kali sehari, ditambah vitamin lagi,” ujarnya sambil tersenyum.
Saat ini, panti sosial tersebut menampung 139 lansia yang tersebar di 18 wisma, terdiri dari 76 laki-laki dan 63 perempuan. Rata-rata berusia di atas 65 tahun, bahkan penghuni tertua mencapai usia 98 tahun. Sebagian besar berasal dari Balikpapan, serta beberapa dari Samarinda dan Kutai Timur, dengan latar belakang ekonomi kurang mampu hingga terlantar.
Gubernur menegaskan, keberadaan panti sosial seperti ini perlu diperluas. Pasalnya, masih banyak lansia yang membutuhkan tempat tinggal layak namun belum tertampung.
“Ke depan, panti seperti ini harus lebih banyak di kabupaten dan kota. Antreannya masih panjang. Pemerintah harus hadir untuk mereka,” ujarnya.
Kebahagiaan juga terpancar dari Nur Hernaniwati (75), warga asal Balikpapan yang baru setahun tinggal di panti. Ia mengaku nyaman dengan pelayanan yang diberikan. Hal serupa disampaikan Ruslikah (75), lansia asal Samarinda yang sudah tujuh tahun menetap di sana.
“Kami sangat senang dan bangga. Ini bukti Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur peduli dengan kami,” ucap Nur, diamini Ruslikah.
Kunjungan ditutup dengan penyerahan bingkisan kepada para lansia. Di hari yang fitri, perhatian itu menjadi hadiah sederhana namun bermakna,
menghadirkan kehangatan bagi mereka yang jauh dari keluarga.