Subscribe

Veteran Bukan Sekadar Sejarah, tapi Jembatan Menuju Masa Depan Bangsa

3 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com :Perjuangan para veteran tidak boleh berhenti sebagai cerita masa lalu. Nilai keberanian, pengorbanan, disiplin, gotong royong dan kecintaan kepada tanah air harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pesan itu disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Seno Aji saat menghadiri Peringatan Hari Veteran Nasional sekaligus HUT ke-62 Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI) di Gedung Juang ’45 Graha Purna Yudha, Jalan Harmonika No. 1 Samarinda, Senin (10/8/2026).

Seno menegaskan, kemerdekaan Indonesia tidak lahir secara cuma-cuma. Kemerdekaan dibayar dengan keberanian, pengorbanan, air mata, bahkan nyawa para pejuang.

“Usia boleh bertambah, tetapi jasa dan pengorbanan para pejuang yang rela mengorbankan jiwa dan raga akan dikenang sepanjang zaman,” kata Seno.

Menurutnya, tantangan bangsa memang berubah. Jika dahulu para pejuang mengangkat senjata untuk mempertahankan kemerdekaan, generasi saat ini menghadapi tantangan yang tak kalah berat, mulai dari menjaga persatuan hingga menghadapi perubahan teknologi dan kompleksitas kehidupan sosial.

Namun, semangat perjuangan tidak boleh ikut berubah. Nilai keberanian, kedisiplinan, gotong royong, rela berkorban, pantang menyerah dan kecintaan kepada Indonesia, kata Seno, tetap menjadi modal penting untuk membangun bangsa.

“Karena itu, kami melihat para veteran bukan hanya sebagai bagian dari masa lalu bangsa. Para veteran adalah jembatan yang menghubungkan sejarah perjuangan dengan masa depan Indonesia,” tegasnya.

Seno menilai generasi muda harus memahami bahwa kemerdekaan bukan hadiah yang datang begitu saja. Kemerdekaan merupakan hasil perjuangan yang harus dijaga, diisi dan diteruskan.

“Generasi muda perlu mengetahui bahwa kemerdekaan bukan hadiah. Kemerdekaan adalah hasil perjuangan yang harus dijaga, diisi dan diteruskan,” ujarnya.

Dalam momentum tersebut, Seno juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar PIVERI yang selama puluhan tahun ikut menopang perjalanan para veteran.
Peringatan HUT ke-62 PIVERI tahun ini mengusung tema “PIVERI Satukan Langkah Melanjutkan Jiwa Semangat ’45 dalam Kepedulian untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Veteran.”
Menurut Seno, tema itu memiliki makna kuat. Sebab, di balik pengabdian seorang veteran, terdapat keluarga yang ikut menanggung konsekuensi perjuangan.

“Ada istri yang mendampingi. Ada keluarga yang menunggu. Ada anak-anak yang tumbuh dengan keterbatasan waktu bersama orang tua karena tugas dan pengabdian,” tuturnya.

Karena itu, penghormatan kepada veteran tidak cukup hanya dilakukan melalui seremoni dan mengenang sejarah. Perhatian terhadap kesejahteraan keluarga veteran juga harus menjadi bagian dari penghormatan tersebut.

Penghormatan kepada veteran tidak cukup hanya dengan mengenang jasa para pejuang.

“Kita juga harus memberikan perhatian kepada keluarga mereka. PIVERI memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga semangat kebersamaan tersebut,” pungkasnya.

Peringatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Kaltim Mayor Inf (Purn) Sucipto beserta jajaran, Ketua PD PIVERI Provinsi Kaltim Ny Siti Sucipto beserta jajaran, Forkopimda Kaltim, Kepala Kesbangpol Samarinda, para sesepuh dan pejuang, keluarga besar veteran RI Kaltim serta undangan lainnya.(le)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *