Veda Bidik Podium di Mandalika, Start Ketujuh Jadi Modal Tempur
Mataram – Dukungan puluhan ribu penonton bakal menjadi suntikan semangat bagi pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, saat berlaga di Moto3 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (11/10/2026).
Memulai balapan dari posisi ketujuh, Veda punya peluang untuk merangsek ke barisan depan dan memperjuangkan podium di hadapan publik sendiri. Pebalap bernomor 9 itu akan menghadapi persaingan ketat sejak lampu start dipadamkan.
Posisi start terdepan ditempati Brian Uriarte, disusul David Almansa dan Alvaro Carpe. Sementara baris kedua diisi Adrian Fernandes, Guido Pini, dan pemimpin klasemen sementara, Maximo Quiles, yang memulai balapan dari posisi keenam.
Namun, bagi Veda, balapan di Mandalika bukan sekadar soal posisi start. Ini adalah kesempatan tampil di hadapan pendukung sendiri, termasuk keluarga dan teman-temannya yang datang memberikan dukungan langsung.
Veda mengaku atmosfer balapan di Indonesia memberikan motivasi tersendiri. Antusiasme penonton membuatnya semakin bersemangat untuk memberikan penampilan terbaik.
“Minggu ini Mandalika, di negara sendiri. Bangga bisa balapan di depan masyarakat Indonesia juga. Lebih semangat lagi pokoknya,” kata Veda saat menyapa ribuan pendukungnya di panggung Energizing Indonesia Festival 2026, Sirkuit Internasional Mandalika, Sabtu (10/10/2026).
Pebalap asal Wonogiri, Jawa Tengah, yang berkompetisi di level internasional itu bertekad memaksimalkan setiap kesempatan di lintasan. Dukungan publik Indonesia diharapkan menjadi energi tambahan untuk bersaing dengan para pebalap papan atas.
Hingga seri terakhir di Motegi, Jepang, pekan lalu, Veda masih menempati posisi kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 105 poin. Nilai tersebut sama dengan torehan pebalap Malaysia, Hakim Danish, yang berada satu tingkat di atasnya.
Balapan di Mandalika pun menjadi momentum penting bagi Veda untuk memperbaiki posisinya sekaligus menjawab harapan publik Tanah Air yang menantikan kiprahnya di kandang sendiri.
Harapan itu terasa hingga ke tribun penonton. Gagad, salah seorang penggemar Veda yang datang jauh-jauh dari Bontang, Kalimantan Timur, optimistis pebalap Indonesia tersebut mampu naik podium.
“Saya sangat optimistis minggu ini Veda naik podium. Syukur-syukur Indonesia Raya (juara 1),” ujar Gagad.
Antusiasme pendukung menjadi gambaran besarnya harapan publik terhadap Veda. Meski harus memulai dari posisi ketujuh, peluang untuk bersaing tetap terbuka. Kuncinya adalah start yang baik, konsistensi menjaga ritme, serta kemampuan memanfaatkan celah sepanjang balapan.
Jadwal balapan di Mandalika dimulai dari kelas Moto3 pukul 12.00 Wita, dilanjutkan Moto2 pukul 13.00 Wita, dan kelas utama MotoGP pada pukul 14.15 Wita.
Kini, perhatian publik Indonesia tertuju kepada Veda. Di lintasan Mandalika, ia bukan hanya membawa ambisi pribadi, tetapi juga harapan para pendukung yang ingin melihat Merah Putih berkibar di podium.
Selain Veda, ada pebalap Indonesia lainnya yakni Mario Aji yang akan berlaga di kelas Moto2. Mario saat ini masih berada di urutan 27 dengan raihan 3 poin.