Tim Gabungan Berjibaku 8 Jam Padamkan Karhutla 8,5 Hektare di Berau, Dinkes Kaltim Pasok Masker
Samarinda, nusaetamnews.com : Tim gabungan penanggulangan bencana harus bekerja ekstra keras selama hampir delapan jam demi menjinakkan kebakaran hutan dan lahan seluas 8,5 hektare di Kabupaten Berau pada Selasa lalu.
Plt Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim Rusmadi mengonfirmasi bahwa operasi pemadaman berlangsung maraton sejak pukul 13.30 hingga 21.10 WITA. Kobaran api melalap kawasan Kampung Batu-Batu di Kecamatan Gunung Tabur serta Kampung Kasai di Kecamatan Pulau Derawan.
Aksi pemadaman dilakukan secara padu oleh personel Brigdal Karhutla KPHP Berau Utara, BKO Polda Kaltim, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, hingga Kementerian PU. Medan berbukit serta hamparan pakis dan semak belukar yang mengering jadi tantangan utama tim di lapangan.
Guna menuntaskan titik api, petugas mengoptimalkan armada mobil slip on, truk tangki, mesin pompa mark-3, hingga memantau sebaran asap menggunakan drone dari udara.
Maraknya karhutla di wilayah Berau dan Paser langsung direspons cepat oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim. Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin membeberkan bahwa paparan debu asap dan cuaca terik telah memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut sebesar 10 hingga 20 persen di Kaltim.
Menanggapi situasi tersebut, Dinkes Kaltim telah memobilisasi bantuan logistik berupa puluhan ribu masker serta menerjunkan tim krisis kesehatan untuk memantau perkembangan kasus ISPA secara realtime di daerah terdampak. (ant/one)