Hujan Guyur Sangatta Pasca Shalat Istisqa, Pemkab Kutim Imbau Warga Tetap Waspada Karhutla
Sangatta, nusaetamnews.com : Sebagian wilayah Sangatta, Ibu Kota Kabupaten Kutai Timur, akhirnya disiram hujan lebat pada Rabu. Hujan turun tak lama setelah jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat menggelar Shalat Istisqa secara berjamaah di Lapangan Kantor Bupati Kutim.
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengimbau masyarakat untuk tetap optimistis dan menjaga keyakinan. Ia menekankan bahwa ikhtiar spiritual seperti Shalat Istisqa di masa lalu kerap dilakukan berulang kali, sehingga pemda siap menggelarnya kembali jika curah hujan belum merata di seluruh kawasan.
Hujan dengan intensitas lebat terpantau membasahi kawasan Jalan Yos Sudarso, Jalan Dayung, hingga Kelurahan Teluk Lingga. Meski demikian, guyuran air belum merata karena wilayah APT Pranoto hanya diguyur gerimis halus, sedangkan area Bukit Pelangi masih belum tersiram hujan.
Kedatangan hujan disambut penuh rasa syukur oleh warga di tengah kepungan kemarau panjang dan ancaman kebakaran hutan dan lahan. Debu di sepanjang jalanan mulai berkurang seiring basahnya tanah yang sempat mengering.
Agenda Shalat Istisqa yang diprakarsai Kemenag Kutim ini dihadiri jajaran forkopimda, perangkat daerah, pelajar, hingga para tokoh agama dan masyarakat. Langkah ini menjadi ikhtiar bersama memohon berkah hujan di wilayah Kutai Timur.
Mahyunadi mengingatkan masyarakat untuk tidak menurunkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla. Mengingat pengalaman kemarau panjang pada 1997 dan 2015 yang bisa bertahan hingga akhir tahun, upaya pencegahan dan pemadaman titik api harus tetap berjalan secara berkelanjutan. (ant/one)