Subscribe

Tembus Rp72,39 Triliun! Investasi IKN Makin Moncer, Merek Terkenal Mulai Serbu Nusantara

2 minutes read

Nusantara – Keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tampaknya makin tak terbendung. Kepercayaan investor, baik dari dalam maupun luar negeri, terbukti makin tebal. Hal ini tecermin dari total nilai investasi yang masuk ke Benua Etam yang kini telah menembus angka fantastis, yakni Rp72,39 triliun.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa capaian jumbo ini menjadi bukti sahih kalau pembangunan Nusantara sama sekali tidak mengerem, melainkan terus melaju menuju terbentuknya ekosistem perkotaan yang hidup.

“Total angka estimasi investasi sebesar Rp72,39 triliun ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap IKN terus berjalan. Pembangunan Ibu Kota Nusantara adalah masa depan kota Indonesia,” ujar Troy, Kamis (14/5/2026).

Breakdown Aliran Dana: Swasta Murni Pegang Kendali

Jika dibedah lebih dalam, komposisi dana yang masuk ke IKN saat ini didominasi oleh pergerakan pasar swasta. Berikut adalah rinciannya:

  • Investasi Swasta Murni: Mencapai Rp60,29 triliun (mencakup 75 Perjanjian Kerja Sama [PKS] dengan 65 pelaku usaha).
  • Fasilitas Publik & Penugasan K/L: Mencapai Rp12,10 triliun (mencakup 15 penugasan kepada Kementerian/Lembaga).

Menariknya, magnet IKN gak cuma memikat pengusaha lokal. Dari 75 PKS swasta yang sudah diteken, 11 PKS di antaranya berasal dari investor asing yang melibatkan 8 perusahaan dari 6 negara top, yaitu Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia, dan Singapura. Sisanya, sebanyak 64 PKS, dikuasai oleh pelaku usaha dalam negeri.

Sektor yang digarap pun sangat variatif, mulai dari hunian kekinian, infrastruktur dasar, energi hijau, akomodasi, pusat olahraga, hingga kawasan komersial.

Roti’O Masuk IKN, Bukti Ekosistem Bisnis Mulai Hidup

Gak cuma proyek skala makro, geliat ekonomi riil di lapangan juga mulai terasa renyah. Aktivitas bisnis makanan, minuman, dan usaha retail penunjang lainnya mulai menjamur di kawasan Nusantara demi melayani kebutuhan para pekerja proyek hingga pelancong yang berkunjung.

Salah satu bukti kalau ekosistem bisnis di IKN makin seksi adalah masuknya brand kuliner populer, Roti’O, yang langsung diserbu konsumen sejak hari pertama dibuka.

“Semenjak buka kemarin, antusiasme pengunjung lumayan ramai. Khusus untuk grand opening, itu ada lebih dari seratus orang yang datang. Ke depannya bakal ramai, apalagi kemungkinan untuk orang-orang liburan segala macam mungkin bakal di sini,” cerita Harfi, Leader/Kepala Toko Roti’O di kawasan IKN.

Melihat fenomena ini, Troy Pantouw menambahkan bahwa masuknya brand-brand retail menjadi sinyal kuat kalau para pelaku usaha sudah bisa membaca potensi IKN sebagai pasar masa depan yang sangat menjanjikan.

“Ketika infrastruktur dasar, hunian, energi, layanan publik, dan aktivitas ekonomi mulai terbentuk, di situlah kota ini mulai hidup. Investasi ini menjadi jembatan dari pembangunan menuju kehidupan kota,” tutup Troy optimis. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *