Presiden Prabowo Terima Rekomendasi Dewan Ekonomi Nasional Terkait Usulan MSCI dan Penguatan Reformasi Pasar Modal
Jakarta, nusaetamnews.com : Presiden Prabowo Subianto menerima saran serta rekomendasi strategis dari Dewan Ekonomi Nasional (DEN) merespons pengumuman terbaru Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengusulkan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.
Rekomendasi tersebut disampaikan langsung oleh jajaran pimpinan DEN dalam Rapat Terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, yang turut dihadiri menteri sektor ekonomi, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Wakil Ketua DEN, Mari Elka Pangestu, menjelaskan bahwa DEN menyarankan agar pemerintah bersama regulator terus melanjutkan reformasi pasar modal secara konsisten serta memperkuat penegakan hukum (enforcement), mengingat kerangka regulasi dan undang-undang nasional telah memberikan ruang tindakan tegas terhadap potensi pelanggaran di pasar modal.
Selain isu reklasifikasi MSCI, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan sejumlah hasil kajian komprehensif mencakup kesiapan ekonomi menghadapi dampak fenomena cuaca El Nino dan La Nina, digitalisasi program perlindungan sosial (perlinsos), percepatan hilirisasi industri, perbaikan tata kelola distribusi BBM bersubsidi, hingga evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pertemuan lintas instansi tersebut dimanfaatkan untuk mengonfirmasi dan menyelaraskan data-data ekonomi makro antara DEN, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Kemenko Perekonomian.
Luhut menegaskan komitmen DEN untuk secara berkelanjutan memasok data yang kredibel, akurat, dan tervalidasi kepada Presiden Prabowo guna memastikan setiap proses pengambilan keputusan strategis negara senantiasa berbasis pada data (data-driven decision making). (ant/one)