Perluas Akses Air Bersih di Destinasi Wisata Unggulan, Pemkab Berau Usulkan Keberlanjutan Pamsimas ke Kemenpu
Tanjung Redeb, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terus berupaya menggenjot tingkat kunjungan wisatawan di berbagai Daerah Tujuan Wisata (DTW) unggulan dengan memperluas jangkauan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa pemenuhan fasilitas air bersih dan sanitasi layak merupakan kebutuhan mendasar yang sangat vital. Infrastruktur dasar ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga lokal, melainkan juga untuk menunjang daya dukung sektor pariwisata yang tengah tumbuh pesat.
Data Pemkab Berau mencatat lonjakan tajam pada sektor pariwisata. Sepanjang tahun 2025, angka kunjungan wisatawan menembus 782.266 orang, melonjak sekitar 40 persen dibandingkan periode 2024 yang tercatat sebanyak 557.214 kunjungan. Angka tersebut didominasi oleh 776.920 wisatawan nusantara dan 5.346 wisatawan mancanegara.
Guna menjaga kenyamanan wisatawan serta melayani kebutuhan warga setempat, Sri Juniarsih telah menyampaikan usulan resmi terkait revitalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan perluasan jaringan perpipaan kepada Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Sugeng Paryanto, di Jakarta.
Dalam pertemuan yang turut didampingi Kepala Dinas PUPR Berau Fendra Firnawan tersebut, Pemkab Berau memaparkan urgensi alokasi program bagi kawasan pesisir dan kepulauan destinasi utama, seperti Pulau Derawan, Pulau Maratua, hingga Kecamatan Biduk-Biduk, di samping kampung-kampung di kawasan pedalaman.
Sri Juniarsih menjelaskan bahwa Pemkab Berau sebetulnya telah mengalokasikan APBD untuk pembangunan sarana air minum di beberapa wilayah. Namun, keterbatasan kapasitas anggaran daerah membuat keterlibatan dan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat menjadi sangat krusial untuk mengejar pemerataan akses air bersih secara bertahap di seluruh wilayah Berau. (ant/one)