Pemkot Samarinda Gelontorkan Rp900 Juta, Lampu Jembatan Achmad Amins Segera Menyala Kembali
SAMARINDA – Kondisi gelap di Jembatan Achmad Amins atau Jembatan Mahkota II yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan akhirnya mendapat perhatian serius. Pemerintah Kota Samarinda mengalokasikan anggaran sekitar Rp900 juta pada 2026 untuk menghidupkan kembali sistem penerangan jalan umum (PJU) di jembatan penghubung Samarinda Kota dan Palaran tersebut.
Anggaran itu difokuskan untuk memperbaiki lampu-lampu pada tiang PJU yang selama ini tidak berfungsi akibat pencurian kabel dan berbagai komponen pendukung penerangan.
Kepala Dinas Perhubungan Samarinda Hotmarulitua Manalu menjelaskan revitalisasi tidak mencakup lampu hias atau tematik jembatan. Seluruh anggaran diarahkan untuk mengembalikan fungsi penerangan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Anggarannya sekitar Rp900 juta. Lampu-lampu pada tiang akan direvitalisasi karena banyak kabel dan fasilitas penerangan yang hilang,” ujarnya, Minggu (26/7/2026).
Menurut Manalu, aksi pencurian kabel PJU bukan hanya terjadi di Samarinda, tetapi juga menjadi persoalan di sejumlah daerah. Namun, kondisi minim penerangan di Jembatan Achmad Amins dinilai tidak bisa dibiarkan karena berisiko membahayakan pengendara, terutama pada malam hari.
Selain di jembatan tersebut, Dishub juga masih menerima banyak laporan mengenai lampu jalan yang padam di beberapa ruas lain, di antaranya Jalan Pahlawan dan Jalan dr Soetomo.
Revitalisasi akan dimulai setelah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) hasil pergeseran diterbitkan dan proses pengadaan selesai. Pemasangan lampu nantinya dilakukan pada tiang penyangga yang terpisah dari struktur utama jembatan agar lebih aman serta memudahkan perawatan.
Pemkot juga menyiapkan langkah pencegahan agar kasus pencurian tidak kembali terulang. Pengawasan akan diperkuat melalui pemasangan kamera CCTV oleh Diskominfo, sementara Dinas PUPR akan memperbaiki pagar pengaman di sekitar jembatan yang diduga menjadi jalur masuk para pelaku pencurian.
Dengan revitalisasi tersebut, penerangan di Jembatan Achmad Amins diharapkan kembali optimal sehingga pengguna jalan dapat melintas dengan rasa aman dan nyaman, khususnya pada malam hari.