Pemkab Mahulu Usulkan Pembentukan Kantor BPN Dekatkan Layanan Pertanahan
Mahulu, nusaetamnews.com : Upaya memperkuat kepastian hukum pertanahan terus didorong Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Pemkab Mahulu secara resmi mengusulkan pembentukan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di wilayahnya guna memangkas jarak pelayanan administrasi sekaligus mengamankan aset tanah warga dan pemerintah daerah.
Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, menegaskan bahwa kehadiran BPN di Mahulu sudah masuk kategori mendesak. Kondisi geografis Mahulu yang sangat luas dengan tantangan aksesibilitas membuat warga selama ini harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus dokumen pertanahan. Pernyataan tersebut disampaikan di Mahulu.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Mahulu telah menyiapkan lahan dan melakukan pengukuran lokasi calon Kantor BPN. Angela berharap Kanwil ATR/BPN Kaltim dapat mendampingi proses serta mengawal pemenuhan persyaratan ke pemerintah pusat agar pembentukan satker tidak berlarut-larut.
Usulan strategis ini diserahkan langsung oleh Bupati Mahulu dalam pertemuan bersama Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Kaltim, Shamy Ardian, di Samarinda.
Angela menekankan kepastian status dan sertifikasi tanah menjadi fondasi krusial dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, penyediaan fasilitas publik, hingga pengamanan aset Pemkab Mahulu.
Dukungan senada disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Mahulu, Stephanus Madang. Menurutnya, penataan dan sertifikasi aset tanah berbanding lurus dengan upaya peningkatan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), terlebih di tengah tren penyesuaian dana transfer ke daerah.
Menanggapi usulan tersebut, Kepala Kanwil ATR/BPN Kaltim, Shamy Ardian, menyambut positif inisiatif Pemkab Mahulu dan berjanji segera berkoordinasi dengan kementerian pusat.
Pihaknya siap mengawal dan menyuarakan urgensi pembentukan satuan kerja BPN Mahulu kepada Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN agar mendapatkan pertimbangan serta tindak lanjut yang lebih cepat.(ant/one)