BI Kaltim Gelar Mahakarya Etam Festival 2026 Dorong UMKM dan Digitalisasi
Samarinda, nusaetamnews.com : Upaya memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan terus digalakkan Bank Indonesia. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur resmi menggelar Mahakarya Etam Festival (MEF) 2026 sebagai wadah penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah demi mewujudkan ekonomi inklusif di Benua Etam.
Kepala BI Provinsi Kaltim, Jajang Hermawan, mengungkapkan bahwa selain memberdayakan UMKM lokal, MEF 2026 difokuskan untuk memperluas literasi rupiah serta mempercepat akselerasi sistem pembayaran digital. Agenda ini merupakan transformasi dari ajang “Kaltim Paradise of the East” yang sukses digelar tahun sebelumnya. Pernyataan tersebut disampaikan saat pembukaan MEF 2026 di Samarinda.
Ajang yang dihelat hingga 8 November 2026 di Atrium Big Mall Samarinda ini memboyong lebih dari 100 UMKM unggulan yang memamerkan produk wastra, kriya, serta kuliner olahan khas Kaltim.
Rangkaian acara dikemas interaktif lewat gelar wicara wastra, temu bisnis “Bima Etam”, pameran Museum BI, edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah, layanan penukaran uang, hingga pelbagai kompetisi kreatif anak muda. Tak berhenti di situ, rangkaian festival bakal berlanjut pada 13–15 November lewat gelaran “MEF-QRIS Perience” untuk mengedukasi transaksi digital yang aman.
Agenda pembukaan juga dihadiri secara daring oleh Anggota Dewan Gubernur BI, Solikin M Juhro.
Solikin menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar-pemangku kepentingan untuk memoles potensi daerah agar menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru. Mengusung semangat penguatan daya saing, BI mendorong UMKM Kaltim untuk terus mendongkrak kualitas produk, memperluas jaringan pasar, serta adaptif terhadap teknologi digital.
Ia menegaskan tolok ukur keberhasilan MEF 2026 bakal tecermin dari dampak jangka panjang yang dirasakan pelaku usaha, mulai dari kemitraan bisnis yang berkelanjutan hingga kemandirian ekonomi warga.
Dukungan penuh turut disampaikan Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah, Siti Farisyah Yana. Pihaknya mengapresiasi langkah BI yang konsisten merajut sinergi bersama pemerintah daerah dan segenap mitra.
Yana berharap kolaborasi lintas sektor ini mampu memoles daya saing produk lokal, membuka keran investasi dan lapangan kerja baru, serta membagikan kue pertumbuhan ekonomi secara merata bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.(ant/one)