Pemkab Kutim dan YSNI Perkuat Perlindungan serta Kesetaraan Pekerja Perempuan Perkebunan Sawit
Sangatta, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat kesetaraan gender dan perlindungan bagi pekerja perempuan di sektor perkebunan kelapa sawit. Langkah ini diambil guna mengatasi tantangan beban kerja ganda, risiko kesehatan kerja, serta keterbatasan akses pengembangan kapasitas yang masih dihadapi buruh perempuan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kutim Sulisman menegaskan bahwa besarnya kontribusi industri sawit terhadap perekonomian daerah harus sejalan dengan pemenuhan hak kerja layak. Dengan luas areal perkebunan mencapai 452 ribu hektare di Kutim, jaminan kondisi kerja yang aman serta akses pelatihan menjadi krusial bagi ribuan tenaga kerja perempuan.
Sebagai bentuk aksi nyata, Disnakertrans Kutim menggandeng Yayasan Solidaridad Network Indonesia menggelar lokakarya lintas sektor pada Senin (14/9). Forum tersebut mengonsolidasikan komitmen dari pemerintah, perusahaan perkebunan, akademisi, hingga serikat pekerja untuk mewujudkan lingkungan kerja yang responsif gender.
Ketua YSNI Anton Hidayat menambahkan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah telah menjalankan pendampingan langsung di enam perusahaan perkebunan sawit di Kutim. Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan kebijakan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ruang partisipasi pekerja perempuan di industri kelapa sawit. (ant/one)