Peduli Sesama, Pemkab Kubar Guyur Bantuan Sembako untuk Ribuan KK hingga Rumah Layak Huni
Sendawar, nusaetamnews.com ; Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, tampaknya makin serius nih dalam memperkuat lini kepedulian sosial. Lewat serangkaian program yang ramah kaum rentan, Pemkab Kubar berkomitmen memberikan perlindungan sosial dasar sekaligus pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas, lansia kurang mampu, hingga anak yatim/piatu.
Bupati Kubar, Frederick Edwin, menegaskan kalau kelompok rentan ini punya hak yang sama persis untuk bisa berkembang dan menatap masa depan yang cerah.
“Anak yatim atau piatu dan penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk tumbuh, berkembang guna meraih masa depan yang lebih baik, sehingga kepedulian sosial harus terus ditingkatkan,” ujar Frederick pada Senin (29/06/2026).
Perlindungan Sosial Dasar: Dari Sembako Sampai Bedah Rumah
Untuk memastikan tidak ada warga yang kelaparan atau tinggal di hunian yang tidak layak, Pemkab Kubar mengucurkan bantuan sosial yang cukup masif.
Berikut adalah beberapa poin utama program perlindungan dasar di Kubar:
- Bantuan Pangan & Sembako: Setelah sukses menyalurkan beras dan kebutuhan pokok rutin bagi 7.107 KK kurang mampu di tahun 2025, Pemkab Kubar menambah kuota jangkauan untuk 2.300 KK baru di tahun 2026 ini.
- Bedah Rumah (BSPS/RTLH): Target renovasi rumah tidak layak huni menjadi layak huni dipatok sebanyak 136 unit rumah untuk periode 2025–2026.
- Bantuan Khusus: Penyaluran santunan tunai berkala untuk yatim-piatu, janda tua, disabilitas, lansia terlantar, serta korban bencana alam.
Dongkrak Ekonomi, Kesehatan, dan Pendidikan Gratis
Bukan cuma dikasih bantuan instan, masyarakat kurang mampu juga dimodali biar bisa mandiri secara ekonomi. Pemkab Kubar mengarahkan bantuan modal ke koperasi desa, membagikan alat tani, benih unggul, hingga pupuk untuk para petani miskin. Perlindungan kerja juga diperluas lewat BPJS Ketenagakerjaan bagi buruh harian dan pekerja informal.
Di sektor pelayanan dasar, warga Kubar kini dimanjakan dengan:
- Kesehatan Gratis: Pemeriksaan medis dan obat gratis di kawasan pedalaman hasil kerja sama dengan puskesmas setempat, plus fasilitas BPJS Kesehatan gratis bagi warga tidak mampu.
- Pendidikan Gratis: Guyuran beasiswa bagi anak dari keluarga miskin, dukungan dana untuk Politeknik Sendawar, hingga pembenahan sekolah-sekolah di pelosok.
“Mereka Bukan untuk Dikasihani, Tapi Diasah Keterampilannya”
Saat menghadiri Festival Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas di Masjid Al-Muttaqin, Islamic Center Kubar pekan lalu, Bupati Frederick menyampaikan pandangan yang sangat humanis. Menurutnya, anak-anak yatim dan disabilitas bukanlah kelompok yang harus dikasihani secara pasif, melainkan harus didukung penuh potensinya.
“Mereka adalah bagian penting dari masyarakat yang memiliki potensi, kreativitas, semangat, dan hak yang sama untuk tumbuh serta berkontribusi bagi bangsa, sekaligus untuk kemajuan daerah,” tuturnya.
Festival yang mengusung tema keren “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri” itu dinilai sangat pas dan sejalan dengan visi besar Pemkab Kubar dalam membangun daerah yang inklusif, adil, dan merata untuk semua golongan masyarakat.(ant/one)