Kue Kekinian Rasa Ikan? Inovasi Pemkab Kubar Sulap Potensi Kampung Kelumpang Jadi Cuan!
Sendawar , nusaetamnewscom : Pernah kebayang gak makan kue kekinian tapi ada sensasi rasa gurih-asin dari ikan segar? Nah, inovasi unik ini lagi dikembangkan sama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar), Kalimantan Timur. Lewat program hilirisasi, mereka menyulap ikan melimpah menjadi aneka kue variatif yang pas banget sama selera pasar zaman now.
Program keren ini sengaja difokuskan di Kampung Kelumpang, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, yang emang terkenal sebagai “gudangnya” ikan air tawar di Kubar.
“Kini mereka sudah mampu mengolah berbagai jenis kue yang disesuaikan dengan permintaan pasar, setelah tiga hari lalu kami gelar pelatihan di Kampung Kelumpang,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop UKM) Kubar, Uji Rinjani, di Sendawar, Kamis.
Bukan cuma soal bikin camilan enak, agenda “Pelatihan Kue Olahan Ikan Kekinian” ini punya misi besar: mencetak lapangan kerja baru, mendongkrak ekonomi keluarga, plus jadi agen pencegah stunting karena kue-kue ini kaya akan protein hewani.
Profil Kampung Kelumpang: Sentra Ikan yang Diapit Danau dan Rawa
Gak heran kalau Kampung Kelumpang dipilih jadi pusat hilirisasi. Kondisi geografisnya juara banget karena diapit oleh Danau Kelumpang dan dikelilingi jaringan sungai serta rawa yang subur.
Biar gak penasaran seberapa melimpah potensinya, yuk cek profil produksinya per Juni 2026 ini:
| Aspek Produksi | Detail & Volume |
| Total Produksi Ikan | 8 – 12 Ton per bulan (Musim hujan/awal kemarau bisa tembus 12 ton, kemarau panjang drop ke 4-5 ton). |
| Sumber Pasokan | 70% Tangkapan Alami (Ikan lele limbat, baung, lais, seluang, puyu).
30% Hasil Budi Daya (Kolam & keramba ikan nila, patin, lele). |
| Produk Olahan Lain | Sekitar 2 Ton per bulan diolah jadi ikan asap, ikan kering, dan ikan asin. |
| Distribusi Pasar | Sendawar, Melak, Barong Tongkok, hingga menembus pasar Samarinda. |
Kerennya lagi, dalam dua tahun terakhir produksi perikanan di kampung ini sukses naik sekitar 25 persen berkat pembinaan kelompok nelayan dan pengembangan teknik pascapanen yang intensif dari pemerintah setempat.
Gak Cuma Diajari Masak, Tapi Diajari Bisnis sampai Branding
Lewat pelatihan intensif kemarin, emak-emak dan pelaku UMKM di Kampung Kelumpang gak cuma diajari resep cara mengolah daging ikan menjadi kue yang lembut dan gurih. Mereka juga dibekali paket lengkap ilmu bisnis siap pakai.
“Dalam pelatihan tersebut peserta dibekali berbagai keterampilan mulai teknik pengolahan bahan baku, pembuatan produk, pengemasan (packaging) yang menarik, hingga strategi pemasaran yang efektif,” tambah Uji Rinjani.
Dengan kemasan yang estetik dan rasa yang inovatif, produk olahan ikan dari Kubar ini diharapkan siap bersaing di etalase kuliner modern sekaligus memperkuat sektor usaha mikro lokal. Tertarik buat nyicipin? (ant/one)