Subscribe

Kasus ISPA Melonjak di Balikpapan dan Samarinda, Dinkes Kaltim Siagakan Jaringan Puskesmas

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menyiagakan penuh seluruh jaringan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk mengoptimalkan pelayanan medis bagi pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Langkah cepat ini difokuskan di dua pusat perkotaan utama, yakni Kota Balikpapan dan Kota Samarinda.Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menjelaskan bahwa kesiapsiagaan faskes tingkat pertama tersebut disiagakan untuk menggenjot deteksi dini serta penanganan kesehatan paru bagi warga, khususnya di kawasan padat penduduk.Berdasarkan data akumulasi Dinkes Kaltim periode Januari hingga 16 Oktober 2026 (pekan ke-40), Kota Balikpapan mencatatkan lonjakan ISPA tertinggi di Kaltim dengan 91.895 kasus, disusul Kota Samarinda sebanyak 65.982 kasus. Tingginya populasi, mobilitas transportasi, aktivitas industri, serta dinamika cuaca menjadi faktor pendorong utama tingginya paparan ISPA di dua kota tersebut.Guna mengantisipasi pemburukan kondisi pasien, Dinkes Kaltim telah memobilisasi pasokan logistik medis—seperti stok obat-obatan, tabung oksigen, dan alat pelindung diri—secara merata ke seluruh unit puskesmas.Kapasitas tenaga kesehatan dan tim surveilans cepat juga ditingkatkan untuk memantau pergerakan kasus dari tingkat kelurahan. Dinkes Kaltim memberikan instruksi khusus agar penanganan ekstra diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak balita dan lansia.Selain penanganan klinis gratis di puskesmas, tenaga medis digerakkan untuk mengedukasi warga terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan.Pemprov Kaltim bersama pemerintah kota berkomitmen menjaga keandalan fasilitas kesehatan dan kecukupan logistik medis guna menekan risiko komplikasi paru serta menjaga ketahanan kesehatan masyarakat di pusat-pusat pertumbuhan ekonomi Kaltim. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *