Subscribe

Kaltim Masuk Sembilan Besar Nasional Rawan Bencana Karhutla

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Kalimantan Timur kini menduduki peringkat kesembilan nasional sebagai daerah paling rawan bencana kebakaran hutan dan lahan. Kepala BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan mengonfirmasi posisi tersebut sambil menjelaskan kalau kerawanan tertinggi di Indonesia masih didominasi oleh Kalbar, Kalteng, dan Kalsel untuk wilayah Kalimantan, serta Riau, Sumsel, dan Jambi di wilayah Sumatera.

Merespons tren kenaikan lonjakan titik panas yang terus memanas, Pemprov Kaltim bergerak cepat menetapkan status Siaga Bencana Karhutla. Langkah ini disusul penanganan sinergis di lapangan yang melibatkan BPBD, unsur TNI-Polri, pihak swasta, hingga para relawan. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud pun memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim gabungan dan satgas perusahaan yang dinilai sangat krusial dalam mengeksekusi penanganan darurat di lapangan.

Data terbaru BPBD Kaltim mencatat dampak kebakaran lahan sudah menyebar di sembilan kabupaten dan kota. Kabupaten Berau menjadi wilayah terdampak paling parah dengan luas kebakaran menembus lebih dari 400 hektare. Peringkat berikutnya disusul oleh Kutai Kartanegara seluas 219 hektare, Kutai Barat 147 hektare, Paser dan Kutai Timur masing-masing 89,3 hektare, Penajam Paser Utara 48,1 hektare, Samarinda 40,5 hektare, Mahakam Ulu 7 hektare, Bontang 3 hektare, serta Balikpapan seluas 0,5 hektare.

Guna mencegah area kebakaran makin meluas, Dinas Perkebunan Kaltim memperketat koordinasi lewat penguatan Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun. Peran 186 Kelompok Tani Peduli Api yang tersebar di seluruh wilayah Kaltim juga ikut dioptimalkan. Pemprov Kaltim optimistis kolaborasi erat antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan warga bisa menekan angka karhutla secara signifikan demi menjaga lingkungan serta kesehatan masyarakat. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *