Subscribe

Kaltim Dorong BLK Lebih Proaktif Cetak Tenaga Kerja Lokal

2 minutes read

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai menaruh perhatian lebih besar terhadap kesiapan tenaga kerja lokal menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud meminta Balai Latihan Kerja (BLK) tidak lagi sekadar menjadi tempat pelatihan, tetapi aktif menjangkau masyarakat dan menyiapkan generasi muda yang siap masuk dunia kerja.

Menurut Rudy, peluang kerja di Kalimantan Timur akan terus meningkat seiring pembangunan daerah, termasuk hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN). Karena itu, kualitas sumber daya manusia lokal harus dipersiapkan sejak sekarang agar masyarakat Kaltim tidak hanya menjadi penonton di tengah derasnya arus investasi.

“Anak-anak muda kita harus memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. BLK harus bergerak lebih aktif, jangan hanya menunggu peserta datang,” kata Rudy Mas’ud.

Ia menilai pola pelayanan pelatihan kerja perlu diubah dengan pendekatan jemput bola. Program pelatihan dinilai harus lebih dekat dengan masyarakat serta disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.
Menurutnya, keberadaan BLK memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kerja terampil dan bersertifikat sehingga mampu bersaing dengan pekerja dari luar daerah.

Saat ini Pemprov Kaltim mengelola dua Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja Industri (BLKI), yakni di Balikpapan dan Bontang. Kedua lembaga tersebut menyediakan berbagai pelatihan keterampilan bagi masyarakat usia produktif secara gratis.

Selain BLK milik provinsi, Kalimantan Timur juga memiliki Balai Latihan Kerja UPTP Kementerian Ketenagakerjaan di Samarinda serta sejumlah BLK yang dikelola pemerintah kabupaten, di antaranya BLK Mandiri Kutai Timur dan Kabupaten Paser.

Langkah memperkuat fungsi BLK dinilai menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan daya saing sumber daya manusia daerah. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, peluang masyarakat lokal untuk terserap di dunia kerja diharapkan semakin besar.

Di tengah tingginya kebutuhan tenaga kerja pada berbagai sektor, Pemprov Kaltim berharap keberadaan BLK dapat menjadi pintu masuk lahirnya tenaga-tenaga profesional dari Benua Etam yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *