Subscribe

Jadi Hub Pintu Gerbang IKN, Pameran Raksasa IEE Series 2026 Resmi Gebrak Balikpapan!

2 minutes read

Balikpapan, nusaetamnews.com : Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) makin mantap memosisikan diri sebagai episentrum pertumbuhan industri nasional. Ditopang sektor energi, mineral, plus masifnya proyek infrastruktur strategis, “Benua Etam” kini jadi magnet utama para pelaku industri kakap.

“Sektor energi, mineral dan pembangunan infrastruktur strategis dapat memperkuat posisi Kaltim sebagai pusat pertumbuhan industri nasional,” ujar Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Bambang Arwanto, usai membuka ajang Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 di BSCC Dome Balikpapan, Rabu.

Bambang menambahkan, Balikpapan punya peran krusial sebagai hub logistik dan operasional yang menghubungkan kawasan industri di Kalimantan dan Indonesia Timur, sekaligus menjadi gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Katalis Inovasi: Kolaborasi Menentukan Seberapa Jauh Melangkah

Ajang IEE Series ini dinilai sebagai ruang temu paling komplet untuk inovasi, investasi, dan kolaborasi sektor enjinering masa depan. Transformasi ini jadi harga mati agar industri lokal bisa terus survive dan berkelanjutan.

“Energi yang menggerakkan mesin pembangunan, tetapi inovasi dan kolaborasi yang menentukan seberapa jauh bisa melangkah,” kata Bambang Arwanto.

Setali tiga uang, Staf Ahli Bidang Pemerintah Kota Balikpapan, Neny Dwi Winahyu, menyebut kota minyak ini tumbuh besar bersama industri pertambangan, minyak, dan gas (migas). Kehadiran IEE Series di Balikpapan dinilai sangat strategis untuk memperluas akses pelaku industri ke wilayah Indonesia Timur.

Bawa 200 Merek dari 10 Negara, Cek Isinya!

Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, menjelaskan bahwa IEE Series sengaja diboyong ke Balikpapan untuk mendekatkan platform industri langsung ke pusat aktivitas proyek yang sedang berkembang pesat.

Info Event IEE Series Balikpapan 2026:

  • Waktu & Tempat: 10–12 Juni 2026 di BSCC Dome Balikpapan.
  • Skala Pameran: Luas area 5.000 meter persegi, diikuti sekitar 100 perusahaan yang menghadirkan 200 merek dagang terkemuka dari 10 negara.
  • Pameran Utama: Menggabungkan tiga pameran raksasa sekaligus, yaitu Mining Indonesia, Construction Indonesia, dan Oil & Gas Indonesia.

Nggak cuma pameran alat berat dan teknologi, event ini juga diisi dengan berbagai forum dan seminar daging. Beberapa topik hangat yang dikupas tuntas di antaranya adalah transformasi industri migas regional hingga peluang sektor konstruksi dalam mendukung penuh percepatan pembangunan IKN.

Lewat event ini, Balikpapan diharapkan makin paten berdiri sebagai pusat pertemuan industrial Indonesia Timur sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *