Subscribe

Harganas ke-33: Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Ingatkan Ayah Jangan Lepas Tangan Soal Urusan Anak!

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com :  Di tengah gempuran era digital dan disrupsi teknologi yang serba cepat alias era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity), keluarga punya peran yang gak main-main. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan kalau keluarga adalah benteng pertahanan paling utama agar anak-anak gak tersesat di dunia maya maupun nyata.

Pesan kuat ini disampaikan langsung oleh Gubernur Rudy saat memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di halaman Kantor Gubernur Kaltim pada Senin (29/06/2026).

Di hadapan para ASN Pemprov Kaltim, Rudy menyoroti pentingnya reposisi peran orang tua. Secara khusus, beliau “menyentil” para ayah agar punya tanggung jawab yang sama besar dalam urusan domestik dan pengasuhan.

“Peran ayah sangat krusial dalam pengasuhan anak. Ayah tidak boleh lepas tangan! Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tidak akan pernah terwujud jika beban pengasuhan hanya diletakkan di bahu ibu,” tegas Rudy.

Menurutnya, kehadiran fisik dan kedekatan emosional dari seorang ayah adalah faktor penentu karakter dan kestabilan mental anak di masa depan.

Tantangan Keluarga Modern: Bahaya Masuk Lewat Genggaman

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Rudy juga membacakan amanat tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji.

Menteri Wihaji mengingatkan kalau tantangan keluarga zaman sekarang itu jauh lebih berat karena tantangan bisa menyusup ke rumah tanpa permisi.

“Disrupsi teknologi digital dan pergeseran nilai sosial masuk tanpa izin ke ruang keluarga melalui gawai di genggaman anak-anak. Jika institusi keluarga rapuh, arus zaman akan dengan mudah menggilas masa depan mereka,” bunyi amanat tertulis Wihaji.

Oleh karena itu, membangun ketangguhan keluarga bukan lagi sekadar pilihan, melainkan urusan genting skala nasional. Transformasi SDM unggul harus dicetak sejak dini—bahkan sejak anak masih di dalam rahim—lewat pola asuh yang benar di rumah, bukan baru dimulai saat anak masuk sekolah atau dunia kerja.

Bikin Rumah Jadi Tempat yang Paling Dirindukan

Lewat momentum Harganas ke-33 ini, Pemprov Kaltim mengajak para orang tua untuk lebih proaktif membentengi anak-anak dari dampak negatif dunia digital sebelum mereka telanjur menjadi korban atau malah pelaku penyimpangan sosial.

“Rumah harus dijadikan sebagai tempat yang paling aman dan dirindukan. Magnet kehangatan keluarga harus selalu menarik anak-anak untuk pulang ke jalan yang benar,” lanjut Rudy.

Gubernur Kaltim pun menutup pesannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyatukan visi. “Mari rapatkan barisan dan satukan tekad. Kita bangun keluarga Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur, yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia,” pungkasnya. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *