Subscribe

Ekonomi Kaltim Tumbuh Positif Triwulan III-2026 Ditopang IKN dan Ekspor

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Kinerja perekonomian Kalimantan Timur terus melaju di zona positif pada Triwulan III-2026. Pertumbuhan ini disokong penuh oleh akselerasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta meroketnya kinerja ekspor komoditas unggulan daerah.Kepala BPS Provinsi Kaltim, Mas’ud Rifai, membeberkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltim pada Triwulan III-2026 menyentuh angka Rp257,11 triliun atas dasar harga berlaku. Angka tersebut mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (y-on-y).Secara triwulanan (q-to-q), ekonomi Kaltim naik 0,93 persen ketimbang Triwulan II-2026. Sementara secara kumulatif sepanjang Januari hingga September 2026, perekonomian Benua Etam tumbuh meyakinkan di angka 3,25 persen.Penguatan ini dipicu oleh tingginya aktivitas produksi di daerah. Impor bahan baku dan penolong melesat hingga 75,11 persen secara tahunan yang menandakan kapasitas sektor industri Kaltim tengah ngegas. Ditambah lagi, volume barang yang diangkut moda transportasi laut melonjak 26,03 persen.Rifai menjelaskan, geliat pembangunan IKN memegang peran sentral sebagai motor penggerak. Aktivitas konstruksi melaju kencang mencakup pengerjaan IKN Tahap II hingga pembangunan gedung dan kawasan kantor lembaga legislatif serta yudikatif.Selain IKN, penopang ekonomi daerah juga datang dari pengerjaan proyek infrastruktur jalan dan jembatan, pembangunan pabrik soda ash, hingga proyek strategis gasifikasi batu bara di Kecamatan Bengalon, Kutai Timur.Sektor perdagangan luar negeri turut mengukir performa impresif. Neraca perdagangan Kaltim pada Triwulan III-2026 mencatatkan surplus fantastis hingga 5,96 miliar dolar AS, alias naik 15,76 persen dari triwulan sebelumnya.Nilai ekspor nonmigas tumbuh 17,84 persen, sedangkan ekspor migas melonjak pesat 80,11 persen. Tren positif harga komoditas global seperti batu bara dan minyak bumi sukses mendongkrak pundi-pundi ekspor daerah.Di sisi lain, laju belanja pemerintah sempat mengalami penyesuaian seiring koreksi APBD 2026. Meski begitu, konsumsi dan aktivitas masyarakat tetap solid. Hal ini tecermin dari maraknya transaksi non-tunai serta kenaikan kunjungan wisatawan nusantara (18,66 persen) dan wisatawan mancanegara (18,10 persen).Rifai menegaskan ketahanan ekonomi Kaltim terbukti tangguh menghadapi ketidakpastian global. Menurutnya, kolaborasi antara proyek infrastruktur strategis, ekspor yang kuat, serta daya beli masyarakat yang terjaga menjadi kunci utama terjaganya laju pertumbuhan ekonomi daerah hingga kuartal ketiga tahun ini.(ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *