Cegah Kelangkaan BBM Subsidi, Pemkab Penajam Paser Utara Minta Tambahan Kuota Biosolar 2.000 Kiloliter
Penajam, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara bergerak cepat mengajukan usulan kuota darurat bahan bakar minyak subsidi jenis biosolar kepada PT Pertamina Patra Niaga. Langkah taktis ini diambil demi mengamankan pasokan energi dan mencegah terjadinya kelangkaan menjelang penutupan tahun 2026.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten PPU Hadi Saputro mengungkapkan, meski kuota biosolar subsidi PPU telah dinaikkan menjadi 11.023 kiloliter pada tahun ini, lonjakan konsumsi warga tetap tak terelakkan. Tingginya kebutuhan energi di daerah julukan Benuo Taka tersebut dipicu masifnya pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara serta tingginya aktivitas sektor pertanian dan perikanan lokal.
Mengingat realisasi penyerapan biosolar telah menembus angka 60 persen dari total alokasi, Pemkab PPU melayangkan usulan tambahan kuota darurat sebesar 2.000 kiloliter. Langkah penambahan stok ini dinilai sangat krusial agar kebutuhan BBM bersubsidi masyarakat tetap terpenuhi dengan aman hingga akhir tahun.
Selain menambah kuota, Pemkab PPU bersama Pertamina menyiapkan skema distribusi fleksibel berdasarkan pemantauan konsumsi wilayah secara menyeluruh. Lewat mekanisme silang ini, sisa pasokan di SPBU yang relatif sepi dapat dialihkan secara dinamis ke titik stasiun pengisian yang mengalami lonjakan permintaan. (ant/one)