Atasi Krisis Daya di Kutai Barat, PLN Mobilisasi Mesin PLTD 5 Megawatt dari Balikpapan
Samarinda, nusaetamnews.com : PT PLN (Persero) mengambil langkah cepat untuk mengakhiri krisis kelistrikan di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. PLN mulai memindahkan unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel berkapasitas 5 megawatt dari Balikpapan menuju Sistem Kelistrikan Melak.
Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, menjelaskan bahwa pemindahan mesin tambahan ini menjadi strategi krusial untuk memulihkan keandalan pasokan daya pascamusibah gangguan teknis dan pemeliharaan berkala pada mesin eksisting.
Unit pembangkit bersama peralatan pendukungnya kini tengah melintasi jalur darat dan diproyeksikan tiba di Melak pada kurun minggu ketiga hingga keempat Oktober 2026.
Secara paralel, petugas di lapangan terus merampungkan pembangunan infrastruktur penunjang di lokasi, mulai dari pencetakan fondasi mesin, penyiapan tangki bahan bakar, hingga penyambungan sarana evakuasi daya.
Manager PLN ULP Melak, Agung Putra Raharjo, mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik di lokasi terus dipacu agar proses perakitan, integrasi jaringan utama, hingga pengujian kelayakan bisa langsung dieksekusi begitu armada pengangkut mesin tiba.
Penambahan daya sebesar 5 MW ini ditargetkan mampu memperkuat cadangan listrik regional sekaligus menghentikan kebijakan pemadaman bergilir yang meresahkan warga serta mengganggu roda perekonomian di Kutai Barat.
Defisit pasokan daya di Kutai Barat sendiri mencetus sejak September 2026 akibat gangguan mesin mendadak yang memaksa PLN ULP Melak memberlakukan skema pemadaman bergilir berdurasi 5 hingga 6 jam per sesi. Pemprov dan PLN berharap masuknya tambahan unit PLTD ini dapat mengembalikan keandalan kelistrikan Melak secara penuh dalam waktu dekat.(ant/one)